Bab Dalam Ketegasan Meninggalkan Jamaah
Hasan oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ، عَنْ أَبِي رَزِينٍ، عَنِ ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ، أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ ﷺ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ شَاسِعُ الدَّارِ وَلِي قَائِدٌ لاَ يُلاَئِمُنِي فَهَلْ لِي رُخْصَةٌ أَنْ أُصَلِّيَ فِي بَيْتِي قَالَ " هَلْ تَسْمَعُ النِّدَاءَ " . قَالَ نَعَمْ . قَالَ " لاَ أَجِدُ لَكَ رُخْصَةً " .
Dari Ibn Umm Maktum: Ia bertanya kepada Nabi ﷺ dengan mengatakan: "Wahai Rasulullah, saya seorang buta, rumah saya jauh (dari masjid), dan saya memiliki seorang pemandu yang tidak mengikuti saya. Apakah mungkin saya diberikan izin untuk shalat di rumah saya?" Beliau bertanya: "Apakah kamu mendengar adzan?" Ia menjawab: "Ya." Beliau berkata: "Saya tidak menemukan izin untukmu."