Bab Penutup Para Nabi
Shahih
haddatsana qutaybahu ibnu saidin, haddatsana ismailu ibnu jafarin, an abdi allahi ibni dinarin, an abi shalihin, an abi hurayraha rdh allah nh anna rasula allahi qala " inna matsali wamatsala alanbiyai min qabli kamatsali rajulin ibana baytan faahsanahu waajmalahu, ila mawdhia labinahin min zawiyahin, fajaala annasu yathufuna bihi wayajabuna lahu, wayaquluna hala wudhiat hadzihi allabinahu qala faana allabinahu, waana khatimu annabiyyina ".
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Ismail bin Ja'far, dari Abdullah bin Dinar, dari Abu Shalih, dari Abu Huraira, semoga Allah meridhainya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perumpamaanku dan perumpamaan para nabi sebelumku adalah seperti seorang lelaki yang membangun rumah dengan baik dan indah, kecuali satu tempat yang kosong dari satu batu bata di sudutnya. Maka orang-orang berkeliling dan mengagumi keindahannya, tetapi mereka berkata: 'Seandainya batu bata ini diletakkan di tempatnya!' Maka akulah batu bata itu, dan akulah penutup para nabi."