Sunan Abu Dawud · Kitab Pakaian · No. 4080

Bab Mengenai Pakaian yang Dilarang

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَنْ لِبْسَتَيْنِ أَنْ يَحْتَبِيَ الرَّجُلُ مُفْضِيًا بِفَرْجِهِ إِلَى السَّمَاءِ وَيَلْبَسَ ثَوْبَهُ وَأَحَدُ جَانِبَيْهِ خَارِجٌ وَيُلْقِي ثَوْبَهُ عَلَى عَاتِقِهِ .

haddatsana utsmanu ibnu abi syaybaha, haddatsana jarirun, ani alamasyi, an abi shalihin, an abi hurayraha, qala naha rasulu allahi an libsatayni an yahtabiya arrajulu mufdhiyan bifarjihi ila assamai wayalbasa tsawbahu waahadu janibayhi kharijun wayulqi tsawbahu ala atiqihi.

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ melarang mengenakan pakaian dalam dua gaya: yaitu seorang laki-laki duduk dalam satu pakaian dengan tangan di sekitar lututnya dan membuka bagian pribadinya ke arah langit dan bahwa dia mengenakan pakaiannya sementara salah satu sisinya terbuka, dan meletakkan pakaian itu di atas bahunya.

Penjelasan