Bab Apa yang Dikatakan tentang Waktu Nifas
Hasan oleh Al-Albani
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، أَخْبَرَنَا زُهَيْرٌ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، عَنْ أَبِي سَهْلٍ، عَنْ مُسَّةَ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ كَانَتِ النُّفَسَاءُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ تَقْعُدُ بَعْدَ نِفَاسِهَا أَرْبَعِينَ يَوْمًا أَوْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً وَكُنَّا نَطْلِي عَلَى وُجُوهِنَا الْوَرْسَ يَعْنِي مِنَ الْكَلَفِ .
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus, telah mengabarkan kepada kami Zuhair, telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdul A'la, dari Abu Sahl, dari Mussa, dari Umm Salamah, ia berkata: "Wanita yang nifas pada zaman Rasulullah ﷺ berdiam diri setelah nifasnya selama empat puluh hari atau empat puluh malam; dan kami mengoleskan wajah kami dengan herba aromatik yang disebut wars untuk menghilangkan bercak gelap."