Sunan Abu Dawud · Kitab Pernikahan · No. 2141

Bab Hak Suami Terhadap Istri

Shahih oleh Al-Albani

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو الرَّازِيُّ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَلَمْ تَأْتِهِ فَبَاتَ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ " .

haddatsana muhammadu ibnu amrinw arraziyyu, haddatsana jarirun, ani alamasyi, an abi hazimin, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " idza daa arrajulu amraatahu ila firasyihi faabat falam tatihi fabata ghadhbana alayha laanatha almalaikahu hatta tushbiha ".

Abu Hurairah melaporkan bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Ketika seorang laki-laki memanggil istrinya untuk datang ke tempat tidurnya dan ia menolak dan tidak datang kepadanya, dan ia menghabiskan malam dalam keadaan marah, maka para malaikat melaknatnya sampai pagi."

Penjelasan