Sekitar 321 hadits
Mematahkan tulang mayat adalah, dalam dosa, seperti mematahkan tulangnya ketika dia masih hidup.
Diriwayatkan dari Aisyah, Ummul Mu'minin: Rasulullah (ﷺ) bersabda: Mematahkan tulang orang mati adalah seperti mematahkannya ketika dia masih hidup.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang membersihkan diri dengan tulang atau kotoran.
Jabir melaporkan: Rasulullah (ﷺ) melarang penggunaan tulang atau kotoran unta untuk mengusap (setelah buang air).
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Sesungguhnya wanita itu seperti tulang rusuk, jika kau berusaha untuk meluruskannya, kau akan mematahkannya, dan jika kau membiarkannya, maka…
Dari Aisyah, dia berkata: "Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Mematahkan tulang orang yang sudah meninggal adalah seperti mematahkan tulangnya ketika dia masih hidup."
Diriwayatkan dari Hajjaj bin 'Amr Al-Anshari: "Saya mendengar Nabi (ﷺ) berkata: 'Siapa yang patah tulang atau menjadi pincang, maka ia telah keluar dari Ihram, tetapi ia harus melaksanakan Haji…
…dia berkata: “Saya bertanya kepada Hajjaj bin ‘Amr tentang seorang Muhrim yang terhalang (dari menyelesaikan Haji). Dia berkata: ‘Rasulullah (ﷺ) berkata: “Siapa pun yang patah tulang, sakit atau menjadi pincang…
Nabi Muhammad (ﷺ) mengambil tulang dengan daging di atasnya dari panci masak dan memakannya, kemudian shalat tanpa berwudhu lagi.
Diriwayatkan dari Ibn Abbas: Nabi (ﷺ) bersabda, "Kami diperintahkan untuk sujud di atas tujuh tulang dan tidak boleh mengumpulkan pakaian atau rambut."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.