Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Tikus yang Jatuh ke Dalam Mentega
Seekor tikus jatuh ke dalam mentega yang telah disaring. Nabi (ﷺ) diberitahu tentang hal itu. Dia berkata: Buanglah apa yang ada di sekelilingnya dan makanlah.
Shahih oleh Al-Albani
Seekor tikus jatuh ke dalam mentega yang telah disaring. Nabi (ﷺ) diberitahu tentang hal itu. Dia berkata: Buanglah apa yang ada di sekelilingnya dan makanlah.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn Abbas, dari Maimunah, bahwa: seekor tikus jatuh ke dalam lemak masak dan mati. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya (tentang hal itu) dan beliau bersabda: "Buanglah ia dan apa yang ada di sekitarnya, dan m
Shahih oleh Darussalam
Ambil tikus itu, dan apa yang ada di sekitarnya, lalu buanglah.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn Abbas berkata: "Seekor tikus datang menyeret sumbu dan menjatuhkannya di depan Rasulullah (ﷺ) di atas tikar tempat beliau duduk, sehingga membakar lubang sebesar dirham. Beliau (nabi) bersabda: 'Jika kalian tidur, pa
Shahih
Buanglah tikus itu dan mentega yang ada di sekitarnya, dan makanlah sisa mentega yang lain.
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم memerintahkan agar tikus yang mati dalam mentega, maka diperintahkan agar apa yang dekat dengannya dibuang, kemudian dimakan.
Shahih
Buanglah tikus itu dan mentega yang ada di sekitarnya, dan makanlah sisa mentega yang lain.
Shahih
Sebuah kelompok dari Bani Isra'il hilang. Saya tidak tahu apa yang terjadi padanya, tetapi saya pikir (bahwa itu 'mengalami proses metamorfosis) dan mengambil bentuk tikus.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) ditanya mengenai lemak (mentega) yang jatuh di dalamnya seekor tikus. Beliau berkata, "Buanglah tikus itu dan buanglah lemak di sekitarnya dan gunakanlah sisanya."
Shahih
Dari Maimunah: Nabi (ﷺ) ditanya mengenai minyak yang telah jatuh di dalamnya seekor tikus. Beliau bersabda, "Ambil tikus itu dan buanglah minyak di sekitarnya (dan gunakan sisanya)."
Shahih oleh Darussalam
Dari Aisyah, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Ada lima yang boleh dibunuh oleh orang yang sedang ihram: ular, tikus, burung layang-layang, gagak bercak, dan anjing galak."
Shahih oleh Darussalam
Ular adalah binatang fasik, kalajengking adalah binatang fasik, tikus adalah binatang fasik dan gagak adalah binatang fasik.
Shahih oleh Darussalam
Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, dari Malik, dari Nafi', dari Ibn Umar, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Ada lima (hewan) yang tidak ada dosa bagi Muhrim jika ia membunuhnya: Burung gagak, burung elang, kalajengking,
Shahih oleh Darussalam
Seorang lelaki berkata: "Wahai Rasulullah, hewan apa yang boleh kita bunuh ketika kita dalam Ihram?" Dia berkata: "Ada lima hewan yang tidak ada dosa dalam membunuhnya: Hida, burung gagak, tikus, kalajengking, dan anjing
Shahih oleh Darussalam
“Tutupilah wadah-wadah kalian, ikatlah kantong air kalian, padamkan lampu-lampu kalian, dan kuncilah pintu-pintu kalian, karena setan tidak membuka kantong air, tidak membuka pintu, dan tidak menyingkap wadah. Jika seseo
Shahih oleh Darussalam
memberikan izin kepada muhrim untuk membunuh lima jenis hewan.
Shahih oleh Darussalam
Ada lima hewan semuanya adalah binatang jahat dan boleh dibunuh di dalam tanah suci: Burung gagak, burung layang-layang, anjing galak, tikus, dan kalajengking.
Shahih oleh Darussalam
Ada lima hewan yang tidak ada dosa bagi orang yang membunuhnya: Kalajengking, gagak, elang, tikus, dan anjing galak.
Shahih oleh Darussalam
Lima adalah Fawasiq yang boleh dibunuh di Haram: tikus, kalajengking, gagak, layang-layang, dan anjing barbed.
Shahih
Lima adalah (hewan) yang jika seseorang membunuhnya di dalam batas Ka'bah atau dalam keadaan ihram tidak ada dosa: tikus, kalajengking, gagak, layang-layang, dan anjing ganas.