Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Wanita Haid Mengambil dari Masjid
Ambilkan saya tikar dari masjid. Saya berkata; Saya sedang haid. Rasulullah (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) kemudian menjawab: Haidmu tidak ada di tanganmu.
Shahih oleh Al-Albani
Ambilkan saya tikar dari masjid. Saya berkata; Saya sedang haid. Rasulullah (Semoga keselamatan tercurah kepadanya) kemudian menjawab: Haidmu tidak ada di tanganmu.
Shahih oleh Darussalam
Umm Sulaim meminta kepada Rasulullah (ﷺ) untuk datang ke rumahnya dan shalat di sana agar dia bisa menjadikannya sebagai tempat shalat. Maka beliau datang kepadanya dan dia mengambil tikar dari buluh dan menyiramnya deng
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) memiliki tikar dari daun yang ia bentangkan di siang hari, dan ia jadikan sebagai tempat tertutup di malam hari, ke arah mana ia melaksanakan shalat.
Shahih
Nabi (ﷺ) memiliki sehelai tikar yang ia gunakan untuk dibentangkan di siang hari dan digunakan sebagai tirai di malam hari. Maka sekelompok orang berkumpul di malam hari menghadapnya dan shalat di belakangnya.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abu Sa’id berkata: “Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat di atas tikar.”
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) memiliki tikar yang ia bentangkan di siang hari dan dijadikannya sebagai tempat berteduh di malam hari untuk shalat. Orang-orang mengetahui hal itu dan mereka shalat ket
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Berikanlah aku tikar dari masjid.'" Ia berkata: "Aku sedang haid." Rasulullah ﷺ bersabda: 'Haidmu tidak ada di tanganmu.'
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: 'Saya sedang haid.' Dia berkata: 'Haidmu tidak ada di tanganmu.'
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Berikan saya tikar dari Masjid.' Dia berkata: 'Saya sedang haid.' Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Haidmu tidak ada di tanganmu.'"
Shahih
Saya mengunjungi Rasulullah (ﷺ) dan melihat beliau shalat di atas tikar dari daun yang beliau sujud di atasnya. Dan saya melihat beliau shalat dalam satu pakaian dengan ujung-ujungnya disilangkan.
Shahih
Beliau berkata: 'Berdirilah agar aku shalat untuk kalian.'
Shahih
Anas bin Malik melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) adalah orang yang paling baik akhlaknya. Kadang-kadang, waktu shalat tiba saat beliau berada di rumah kami. Maka beliau memerintahkan untuk menyebarkan tikar yang ada di baw
Shahih
Abu Sa'id al-Khudri melaporkan bahwa dia pergi kepada Rasulullah (ﷺ) dan mendapati beliau sedang shalat di atas tikar dan sujud di atasnya.
Shahih oleh Darussalam
‘Umar bin Khattab berkata: “Saya masuk menemui Rasulullah (ﷺ) ketika beliau sedang duduk di atas tikar dari daun. Saya duduk dan melihat bahwa beliau mengenakan ikat pinggang, dan tidak ada penghalang lain antara beliau
Shahih oleh Darussalam
Ibn Abbas meriwayatkan: "Umar bin Al-Khattab memberitahuku, ia berkata: 'Aku masuk menemui Rasulullah ﷺ dan melihat beliau bersandar di atas tikar yang terbuat dari serat, dan aku melihat bekasnya di samping beliau.'"
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) biasa shalat sementara saya berada di sampingnya dalam keadaan haid.
Shahih oleh Al-Albani
Nabi (ﷺ) biasa mengunjungi Umm Sulaim. Terkadang waktu shalat tiba dan beliau shalat di atas karpet kami yang sebenarnya adalah tikar. Dia (Umm Sulaim) biasa mencucinya dengan air.
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم shalat sementara aku berada di sampingnya, dan kadang-kadang ketika beliau sujud, pakaian beliau menyentuhku, dan beliau shalat di atas sehelai tikar kecil.
Shahih oleh Darussalam
Maimunah berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa meletakkan kepalanya di pangkuan salah satu dari kami dan membaca Al-Qur'an sementara dia sedang haid, dan salah satu dari kami akan membawa tikar ke Masjid dan menyebarkannya saat
Shahih
Fatimah mengambil tikar (dari daun palma), membakarnya, dan menempelkannya (abu yang terbakar) pada luka Nabi Allah, sehingga darah berhenti mengalir.