Bab Shalat yang ada Sutranya antara Imam dan Makmum
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَصِيرَةٌ يَبْسُطُهَا بِالنَّهَارِ وَيَحْتَجِرُهَا بِاللَّيْلِ فَيُصَلِّي فِيهَا فَفَطِنَ لَهُ النَّاسُ فَصَلَّوْا بِصَلاَتِهِ وَبَيْنَهُ وَبَيْنَهُمُ الْحَصِيرَةُ فَقَالَ " اكْلَفُوا مِنَ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ " . ثُمَّ تَرَكَ مُصَلاَّهُ ذَلِكَ فَمَا عَادَ لَهُ حَتَّى قَبَضَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَكَانَ إِذَا عَمِلَ عَمَلاً أَثْبَتَهُ .
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Rasulullah (ﷺ) memiliki tikar yang ia bentangkan di siang hari dan dijadikannya sebagai tempat berteduh di malam hari untuk shalat. Orang-orang mengetahui hal itu dan mereka shalat ketika beliau shalat, dengan tikar di antara beliau dan mereka. Beliau berkata: 'Lakukanlah sebanyak mungkin amal kebaikan yang kalian bisa, karena Allah tidak merasa lelah (memberikan pahala) hingga kalian merasa lelah. Dan amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus, meskipun sedikit.' Kemudian beliau menghentikan shalat itu dan tidak kembali lagi hingga Allah mengambilnya (dalam kematian), dan jika beliau mulai melakukan sesuatu, beliau akan terus melakukannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
