Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar lebih dari 1000 hadits
…"Maukah engkau memberikannya kepadaku? Betapa indahnya!" Orang-orang berkata, "Engkau tidak melakukan hal yang benar karena Nabi صلى الله عليه وسلم dalam keadaan membutuhkannya dan engkau telah memintanya ketika…
…apa yang Dia ambil dan milik-Nya apa yang Dia berikan, dan setiap sesuatu di sisi-Nya memiliki batas waktu yang ditentukan, maka bersabarlah dan berharaplah pada pahala Allah." Maka…
…seperti buah yang manis; siapa yang mengambilnya tanpa keserakahan, maka dia diberkahi di dalamnya, dan siapa yang mengambilnya dengan keserakahan, maka dia tidak akan diberkahi di dalamnya, seperti orang yang…
…memuliakan Allah, mulai berkata, 'Allah, bukan manusia, yang menjadikan Mekkah sebagai tempat suci, jadi siapa pun yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir tidak boleh menumpahkan darah di dalamnya, dan…
…budak perempuannya (Um Aiman) yang juga merupakan ibu Usama bin Zaid. Ketika Nabi (ﷺ) selesai dari peperangan melawan orang-orang Khaibar dan kembali ke Madinah, para emigran mengembalikan hadiah buah…
…untuk orang ini, dan dia berzina dengan istrinya. Orang-orang memberitahuku bahwa anakku harus dirajam sampai mati; jadi, sebagai ganti itu, aku membayar tebusan seratus domba dan seorang budak perempuan…
…dijual, tidak boleh diberikan sebagai hadiah, dan tidak boleh diwariskan, tetapi hasilnya diberikan sebagai sedekah kepada orang-orang miskin, kerabat, untuk memerdekakan budak, di jalan Allah, kepada musafir dan tamu…
…lagi dan beliau memberiku, lalu beliau berkata: 'Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini hijau dan manis (yaitu seindah buah-buahan), dan barangsiapa yang mengambilnya dengan hati yang dermawan, maka dia akan…
…ia terus mengoleskan hantu, kemudian ia datang dan duduk (di barisan). Anas kemudian menyebutkan bahwa orang-orang melarikan diri dari medan perang. Pada saat itu Thabit berkata, 'Bersihkan jalan untukku…
…dari Musa bin Uqbah, ia berkata: Telah mengabarkan kepadaku Salim Abu An-Nadr, mantan budak Umar bin Ubaidullah, bahwa ia adalah penulisnya. Ia berkata: Abdullah bin Abi Aufa menulis surat…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.