Bab Penjelasan Firman Allah Ta'ala: Setelah Wasiat yang Diberikan atau Utang
Shahih
haddatsana muhammadu ibnu yusufa, haddatsana alawzaiyyu, ani azzuhriyyi, an saidi ibni almusayyabi, waurwaha ibni azzubayri, anna hakima ibna hizamin rdh allah nh qala saaltu rasula allahi faathani, tsumma saaltuhu faathani tsumma qala li " ya hakimu, inna hadza almala khadhirun hulwun, faman akhadzahu bisakhawahi nafsin burika lahu fihi, waman akhadzahu biisyrafi nafsin lam yubarak lahu fihi, wakana kalladzi yakulu wala yasybau, waalyadu alulya khayrun mina alyadi assufla ". qala hakimun faqultu ya rasula allahi, waadzi baatsaka bialhaqqi la arzau ahadan badaka syayan hatta ufariqa addunya. fakana abu bakrin yadu hakiman liyuthiyahu alathaa fayaba an yaqbala minhu syayan, tsumma inna umara daahu liyuthiyahu fayaba an yaqbalahu faqala ya masyara almuslimina, inni aridhu alayhi haqqahu adzi qasama allahu lahu min hadza alfai fayaba an yakhudzahu. falam yarza hakimun ahadan mina annasi bada annabiyyi hatta tuwuffiya rahimahu allahu.
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf, telah menceritakan kepada kami Al-Auzai, dari Az-Zuhri, dari Said bin Al-Musayyab dan Urwah bin Az-Zubair, bahwa Hakim bin Hizam -semoga Allah meridhainya- berkata: "Aku bertanya kepada Rasulullah, maka beliau memberiku, kemudian aku bertanya lagi dan beliau memberiku, lalu beliau berkata: 'Wahai Hakim, sesungguhnya harta ini hijau dan manis (yaitu seindah buah-buahan), dan barangsiapa yang mengambilnya dengan hati yang dermawan, maka dia akan diberkahi di dalamnya, dan barangsiapa yang mengambilnya dengan ketamakan, maka dia tidak akan diberkahi di dalamnya dan dia seperti orang yang makan tetapi tidak pernah kenyang. Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah.'" Hakim menambahkan: "Aku berkata, 'Wahai Rasulullah, demi Dia yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak akan meminta sesuatu pun dari siapapun setelahmu sampai aku mati.'" Setelah itu Abu Bakr biasa memanggil Hakim untuk memberinya sesuatu, tetapi ia menolak untuk menerimanya. Kemudian Umar memanggilnya untuk memberinya (sesuatu), tetapi ia menolak. Lalu Umar berkata: 'Wahai kaum Muslimin, sesungguhnya aku menawarkan haknya yang telah Allah tentukan untuknya dari harta rampasan ini, tetapi ia menolak untuk menerimanya.' Maka Hakim tidak meminta kepada siapapun setelah Nabi hingga ia meninggal -semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadanya.