Sekitar 69 hadits
…dapat mengetahui apa yang ada di depanku. Ketika aku mati, jangan ada wanita yang meratapi atau api yang menyertai aku. Ketika kalian mengubur aku, isi kuburanku dengan tanah dengan baik…
…Allah! Apakah kita akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita katakan?' Dia berkata: 'Semoga ibumu meratapi kehilanganmu wahai Mu'adh! Apakah manusia dilemparkan ke dalam Api di atas wajah mereka…
…teman saya dan berkata, 'Saya tidak akan pergi sampai saya mendengar ratapan wanita.' Jadi, saya tidak pergi sampai saya mendengar wanita-wanita meratapi Abu Rafi`, pedagang Hijaz. Kemudian saya bangkit…
…d bin Khaula yang malang (bukan Sa'd yang disebutkan di atas) (meninggal di Makkah)." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meratapi (atau merasa kasihan) kepadanya karena ia meninggal di Makkah.
Hammam b. Munabbih reported: This is what was transmitted to us by Abu Huraira from the Messenger of Allah (ﷺ) and, while making a mention of a few ahadith, said…
…Apakah aku tidak akan mengutusmu pada misi yang sama seperti yang diutus oleh Rasulullah ﷺ kepadaku? Janganlah kamu meninggalkan kuburan yang terangkat tanpa meratakannya, atau gambar di rumah tanpa menghapusnya."
…sebagai) Rudis, seorang teman kami meninggal. Fadala bin 'Ubaid memerintahkan untuk menyiapkan kubur untuknya dan kemudian diratakan; dan kemudian dia berkata: Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) memerintahkan (kami) untuk meratakan kubur.
…kepadaku? Jangan biarkan patung tanpa menghapusnya, atau kubur yang tinggi tanpa meratakannya.' Dan Abu Bakr bin Khalad al-Bahili memberitahukan kepadaku, Yahya - yaitu Al-Qattan - memberitahukan kepada kami Sufyan, yang…
Abu Wa'il meriwayatkan: "Ali berkata kepada Abu Al-Hayyaj Al-Asadi: 'Aku mengutusmu dengan apa yang diutuskan Nabi (ﷺ) kepadaku: 'Janganlah kamu meninggalkan kubur yang tinggi tanpa meratakannya, dan…
Diriwayatkan dari Mu'aiqib: Nabi (ﷺ) berbicara tentang seorang laki-laki yang meratakan tanah saat sujud, dan berkata, "Jika kamu harus melakukannya, maka lakukanlah sekali."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.