Sekitar 116 hadits
Umm 'Atiyya melaporkan: Rasulullah (ﷺ) mengambil janji dari kami bersama dengan bai'at bahwa kami tidak akan meratapi. Namun hanya lima di antara kami yang memenuhi janji tersebut (yaitu) Umm…
…dia sadar, dia bertanya kepadanya: 'Apakah kamu tidak mendengar apa yang dikatakan Rasulullah (ﷺ)?' Dia berkata: 'Dia berkata: 'Bukan termasuk kami orang yang mengeraskan suaranya dalam meratapi, mencukur kepalanya, atau…
…tempat tidurku sejauh kamu duduk sekarang, dan anak-anak perempuan kami mulai memukul Duff dan melantunkan syair-syair meratapi ayahku yang terbunuh dalam perang Badr. Salah satu dari mereka berkata…
…yang meninggal dunia yang boleh diratapi lebih dari tiga hari, kecuali seorang wanita yang meratapi suaminya selama empat bulan dan sepuluh hari, dan dia tidak boleh mengenakan pakaian yang diwarnai…
…ke Madinah, ia menceraikannya dan wanita itu dinikahi oleh sepupunya, seorang penyair yang mengatakan puisi berikut untuk meratapi orang-orang kafir Quraisy: "Apa yang ada di dalam sumur, Sumur Badr, …
…tempat tidurku seperti kamu (sub-perawi) duduk sekarang, dan gadis-gadis kecil memukul tamborin dan menyanyi meratapi ayahku yang telah dibunuh pada hari perang Badar. Kemudian salah satu gadis berkata…
…menahan zakat, orang yang menikahi seorang wanita dan menceraikannya agar ia menjadi halal bagi suami pertamanya, dan orang yang untuknya hal itu dilakukan. Dan beliau melarang meratap (atas yang meninggal).
…dan menambahkan, "Orang yang meninggal dihukum karena ratapan keluarganya atasnya." `Umar biasa memukul dengan tongkat dan melempar batu serta menaburkan debu di atas wajah (mereka yang meratap atas orang mati).
…berkata: Ketika jiwa diambil, penglihatan mengikutinya. Beberapa orang dari keluarganya menangis dan meratap. Maka ia berkata: Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali dengan kebaikan, karena para malaikat mengaminkan apa…
…an "Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali" dan berkata: "Kami telah dikuasai atasmu, Abur Rabi'." Maka para wanita menangis dan meratap, dan Ibn Atik mulai menenangkan mereka…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.