Muslim.pizza
All-in-one aplikasi untuk belajar islam
Sekitar lebih dari 1000 hadits
Dari Ibn Abbas, ia berkata: "Nabi SAW melarang untuk meminum susu dari hewan yang memakan kotoran."
Jabir b. ‘Abd Allah berkata: Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) melarang daging keledai domestik pada hari Khaibar, tetapi mengizinkan daging kuda.
Jabir bin Abdullah berkata: Pada hari Khaybar kami menyembelih kuda, keledai, dan bagal. Rasulullah ﷺ melarang kami (memakan) keledai dan bagal, tetapi beliau tidak melarang daging kuda.
Ibnu Abbas berkata bahwa bibinya telah menghadiahkan kepada Rasulullah ﷺ mentega, kadal, dan keju cottage. Beliau makan dari mentega dan keju, tetapi meninggalkan kadal karena merasa jijik. Makanan tersebut dimakan…
…Apakah itu haram, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab: 'Tidak, tetapi itu tidak ada di tanah kaummu, jadi aku merasa jijik.' Khalid berkata: 'Kemudian saya mengambilnya dan memakannya sementara Rasulullah ﷺ melihat.'
…lalu kami mendapatkan beberapa kadal. Saya memanggang salah satu kadal dan membawanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan meletakkannya di hadapannya. Ia mengambil sebatang kayu dan menghitung jari-jarinya…
Diriwayatkan dari Safinah: Saya makan daging burung bustard bersama Nabi (ﷺ).
Dari Jabir bin Abdullah: Saya bertanya kepada Rasulullah (ﷺ) tentang hyena. Beliau menjawab: Itu adalah binatang buruan, dan jika seseorang yang mengenakan ihram (pakaian haji) memburunya, ia harus memberikan seekor…
Abu Tha’labah al-Khushani berkata: Rasulullah ﷺ melarang memakan binatang buas yang bertaring.
Ibn ‘Abbas berkata: Rasulullah ﷺ melarang memakan setiap binatang buas yang bertaring, dan setiap burung yang memiliki cakar.
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.