Shahih oleh Al-Albani
Bab Tentang Yang Diperbolehkan Jika Matahari Tinggi
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang shalat setelah shalat Ashar kecuali pada saat matahari tinggi di langit.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang shalat setelah shalat Ashar kecuali pada saat matahari tinggi di langit.
Shahih
Anas b. Malik reported that the Messenger of Allah (ﷺ) used to pray the afternoon prayer when the sun was high and bright, then one would go off to al-'Awali and get there while the sun was still high.
Shahih oleh Al-Albani
Anas bin Malik berkata bahwa Rasulullah (ﷺ) biasa melaksanakan shalat Ashar ketika matahari tinggi dan cerah, kemudian seseorang pergi ke al-'Awali dan sampai di sana sementara matahari masih tinggi.
Shahih
Allah's Messenger (ﷺ) used to offer the `Asr prayer at a time when the sun was still hot and high and if a person went to Al-`Awali (a place) of Medina, he would reach there when the sun was still high. Some of Al-`Awali
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada shalat setelah shalat subuh hingga matahari terbit; dan tidak ada shalat setelah shalat 'Asr hingga matahari terbenam.
Shahih
Janganlah kalian berdoa pada waktu terbitnya matahari dan pada waktu terbenamnya matahari.
Shahih
Rasulullah (ﷺ) bersabda, 'Janganlah kalian shalat pada saat terbitnya matahari dan saat terbenamnya matahari.'
Shahih
Dari Mahmud bin Ar-Rabi`, ia berkata: "Aku ingat Rasulullah (ﷺ) dan juga air yang ia ambil dari sebuah ember di rumah kami dan memuntahkannya (kepadaku). Aku mendengar dari `Itban bin Malik Al-Ansari, yang merupakan sala
Shahih
Dari Anas bin Malik: Sekelompok delapan orang dari suku 'Ukil datang kepada Nabi (ﷺ) dan mereka merasa iklim Madinah tidak cocok untuk mereka. Maka mereka berkata, "Wahai Rasulullah! Berikan kami susu." Rasulullah bersab
Shahih
Lalu Nabi (ﷺ) menggantungkan tirai antara saya dan dia.
Shahih
Shalatlah bersama kami pada dua hari ini.
Shahih
Wahai Rasulullah, aku memiliki penglihatan yang lemah dan aku memimpin kaummu dalam shalat.
Shahih
Insya Allah, saya akan melakukannya.
Shahih
Dari Jabir, ia berkata: "Pemimpin munafik di Al-Madinah meninggal, dan meninggalkan instruksi agar Nabi (ﷺ) shalat jenazah untuknya dan mengkafani dia dengan bajunya. Ia shalat jenazah untuknya dan mengkafani dia dengan
Shahih
Tawarkanlah shalat untuk setiap orang yang meninggal, dan berjuanglah di bawah setiap pemimpin.
Shahih
Dari Anas bin Malik: "Kami biasa shalat Ashar, kemudian jika salah satu dari kami pergi ke Quba', ia akan sampai di sana sementara matahari masih tinggi."
Shahih oleh Al-Albani
Janganlah kalian shalat setelah (terbit) fajar kecuali dua raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Tidak ada hari yang berlalu kecuali Nabi (صلى الله عليه وسلم) shalat dua raka'at setelah shalat 'Asr.
Shahih oleh Darussalam
Janganlah kalian shalat setelah 'Asr kecuali kalian shalat ketika matahari masih tinggi.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa shalat Ashar ketika matahari masih tinggi dan cerah, dan seseorang bisa pergi ke Al-'Awali 1 ketika matahari masih tinggi." 1 Al-'Awali adalah distrik pali