Shahih oleh Darussalam
Bab Labu
Nabi (ﷺ) menyukai labu.
Shahih oleh Darussalam
Nabi (ﷺ) menyukai labu.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Anas berkata: “Umm Sulaim mengirimkan bersamaku sebuah keranjang berisi kurma segar untuk Rasulullah (ﷺ), tetapi aku tidak menemukannya, karena dia baru saja keluar menuju seorang budak yang mengundang
Shahih
Rasulullah ﷺ pergi ke (rumah) budaknya yang seorang penjahit, dan dia ditawarkan (sehidangan) labu yang kemudian dia mulai memakannya. Sejak aku melihat Rasulullah ﷺ memakannya, aku menyukai labu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang penggunaan labu dan kendi yang dilapisi vernis.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang penggunaan labu dan kendi yang dilapisi.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah melarang kami dari labu, kendi hijau, batang pohon yang berlubang, dan minuman yang terbuat dari barley.
Shahih oleh Al-Albani
Anas bin Malik berkata: Seorang penjahit mengundang Rasulullah (ﷺ) untuk sebuah hidangan yang telah disiapkannya. Anas berkata: Saya pergi bersama Rasulullah (ﷺ) ke hidangan tersebut, lalu penjahit itu menyuguhkan kepada
Shahih oleh Al-Albani
Kami bersaksi bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang (penggunaan) labu, kendi hijau, wadah yang diolesi dengan ter, dan tunggul pohon kurma yang dilubangi.
Shahih
Anas b. Malik melaporkan bahwa Allah's Messenger (ﷺ) forbade the preparation of Nabidh in gourd or varnished jar.
Shahih
Rasulullah ﷺ melarang untuk menyiapkan Nabidh dalam labu dan tempayan yang dilapisi vernis.
Shahih
Seorang penjahit mengundang Rasulullah (ﷺ) untuk makan yang telah ia siapkan.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang Al-Muzaffat dan labu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang Ad-Dubba' (labu), Al-Hantam, dan Al-Muzaffat.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang penggunaan kendi tanah liat, labu, dan wadah Muzaffat.
Shahih oleh Darussalam
Aku mendengar Rasulullah (ﷺ) melarang minuman yang dibuat dari labu, hantam, atau muzaffat yang bukan minyak atau cuka.
Shahih
Aku tidak pernah berhenti mencintai labu setelah melihat apa yang dilakukan Rasulullah صلى الله عليه وسلم.
Shahih
Sejak saat itu aku terus menyukai labu.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang nabeedh yang dibuat dalam kendi tanah dan labu, dan beliau berkata: Siapa yang ingin menganggap haram apa yang diharamkan Allah, maka anggaplah nabeedh sebagai haram.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang nabeedh yang dibuat dalam kendi tanah dan labu.
Shahih
Saya melihat Nabi (ﷺ) disajikan dengan sup yang mengandung labu dan daging yang diawetkan, dan saya melihat beliau mengambil dan memakan potongan labu tersebut.