Sekitar lebih dari 1000 hadits
Dari Jabir: "Pada hari Khaibar, Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang daging keledai tetapi mengizinkan daging kuda."
Telah diceritakan kepada kami oleh Qutaibah, ia berkata: "Sufyan memberitahukan kepada kami dari Amr, dari Jabir, ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) mengizinkan kami untuk memakan daging kuda tetapi melarang daging keledai."
…Miqdam bin Ma'dikarib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Khalid bin al-Walid, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Tidak halal makan daging kuda, bagal, dan keledai."
…dikarib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Khalid bin Al-Walid, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang makan daging kuda, bagal, keledai, dan semua hewan buas yang memiliki taring.
Diriwayatkan dari 'Ata, bahwa Jabir berkata: "Kami biasa memakan daging kuda." Saya bertanya: "Dan bagaiamana dengan bagal?" Dia menjawab: "Tidak."
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar berkata: "Rasulullah (ﷺ) melarang mengenakan biaya untuk kuda jantan."
…seorang laki-laki dari Banu As-Sa'q, salah satu dari Banu Kilab, datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan bertanya tentang biaya jasa untuk kuda jantan. Beliau melarangnya untuk melakukan itu…
Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa: "Tidak ada yang lebih dicintai oleh Rasulullah (ﷺ) setelah wanita selain kuda."
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: "Pada hari Khaibar kami makan daging kuda dan onager, tetapi Nabi (ﷺ) melarang kami (dari makan) keledai."
Diriwayatkan dari Asma: "Kami menyembelih (Naharna) seekor kuda pada masa Rasulullah dan memakannya." Dalam haditsnya Qutaibah (salah satu perawi) berkata: "Dan kami memakan dagingnya." (Sahih) 'Abdah bin Sulaiman bertentangan dengannya…
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.