Shahih oleh Darussalam
Bab Keutamaan Debu di Jalan Allah
Seorang lelaki yang menangis karena takut kepada Allah tidak akan masuk neraka sampai susu kembali ke tempatnya; dan debu di jalan Allah dan asap neraka tidak akan berkumpul.
Shahih oleh Darussalam
Seorang lelaki yang menangis karena takut kepada Allah tidak akan masuk neraka sampai susu kembali ke tempatnya; dan debu di jalan Allah dan asap neraka tidak akan berkumpul.
Shahih oleh Darussalam
Debu (dari Jihad) di jalan Allah dan asap Neraka tidak akan pernah bersatu di dalam diri seorang Muslim.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) memerintahkan kami untuk melemparkan debu ke wajah orang-orang yang memuji.
Shahih oleh Al-Albani
Debu dari tanah kita, dicampur dengan ludah kita, agar orang sakit kita disembuhkan dengan izin Tuhan kita.
Shahih
Dari Anas bin Malik, ia berkata: "Seolah-olah saya melihat debu yang berputar di jalan Bani Ghanim." Musa menambahkan, "Itu disebabkan oleh rombongan Jibril."
Shahih
Dari Anas: Seolah-olah saya baru saja melihat debu yang terangkat di jalan Banu Ghanm (di Madinah) karena barisan Jibril ketika Utusan Allah (ﷺ) berangkat ke Banu Quraiza (untuk menyerang mereka).
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bertanya kepada Ibn Sayyad, "Apa tanah (atau debu) surga itu?" Ia menjawab: "Debu putih seperti misk, wahai Abu Al-Qasim." Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Engkau benar."
Shahih
Taburkanlah debu di mulut mereka.
Shahih oleh Darussalam
Maka mereka memukul debu dengan telapak tangan mereka dan tidak mengambil debu sedikitpun.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) memerintahkan agar anjing dibunuh.
Shahih
Semoga Allah merahmati Ammar. Ia akan dibunuh oleh kelompok yang memberontak. Ammar akan mengajak mereka kepada (ketaatan) Allah dan mereka akan mengajaknya kepada (api) neraka.
Shahih oleh Darussalam
Kami melakukan tayammum bersama Rasulullah (ﷺ) dengan debu, dan kami mengusap wajah dan tangan kami hingga ke bahu.
Shahih
Saya menggulung diri saya di debu dan datang kepada Nabi (ﷺ) yang bersabda, 'Mengusap wajah dan punggung tangan dengan debu sudah cukup bagimu.'
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah saw memerintahkan kami untuk melemparkan debu ke mulut orang-orang yang memuji.
Shahih
Siapa saja yang kedua kakinya terlapisi debu di jalan Allah, maka dia tidak akan tersentuh oleh api (neraka).
Shahih
Rasulullah (ﷺ) memerintahkan kami untuk melemparkan debu ke wajah-wajah para pemuji yang berlebihan.
Shahih
Dari Abu Juhaim Al-Ansari: Nabi ﷺ datang dari arah Bir Jamal. Seorang lelaki menemuinya dan memberi salam. Namun, beliau tidak membalas salamnya hingga beliau mendekati dinding (tanah) dan mengusap wajah dan tangan belia
Shahih
Kami telah dimuliakan (dari) orang-orang dalam tiga (hal): Barisan kami telah dijadikan seperti barisan para malaikat dan seluruh bumi telah dijadikan masjid bagi kami, dan debunya telah dijadikan sebagai penyuci bagi ka
Shahih
Diriwayatkan dari Abu 'Abs: Saya mendengar Nabi (ﷺ) bersabda, "Siapa yang kedua kakinya berdebu di jalan Allah, maka Allah akan mengharamkannya dari api neraka."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Abu Ma'mar berkata: "Seorang lelaki berdiri dan memuji salah satu amir, maka Al-Miqdad bin Al-Aswad melemparkan debu ke wajahnya dan berkata: 'Rasulullah (s.a.w) memerintahkan kami untuk melemparkan de