Shahih oleh Darussalam
Bab Penyebutan Dosa-Dosa Besar
Dosa-dosa besar adalah: menyekutukan Allah (Syirk), durhaka kepada orang tua, membunuh jiwa (membunuh) dan berkata dusta.
Shahih oleh Darussalam
Dosa-dosa besar adalah: menyekutukan Allah (Syirk), durhaka kepada orang tua, membunuh jiwa (membunuh) dan berkata dusta.
Shahih
Dosa besar yang paling besar adalah: menyekutukan Allah, membunuh jiwa, berbuat durhaka kepada orang tua, dan berkata dusta.
Shahih
"Menyekutukan Allah; membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk membunuh; dan durhaka kepada orang tua."
Shahih
Salama berkata: "Aku mendengar Nabi (ﷺ) berkata, 'Siapa yang (dengan sengaja) mengaitkan kepadaku apa yang tidak aku katakan, maka (sungguh) biarkan dia menempati tempat duduknya di neraka.'"
Shahih oleh Darussalam
Mansoor berkata: Saya mendengar Rib`i berkata: Saya mendengar ‘Ali (رضي الله عنه) berkata: Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Janganlah kalian berdusta tentang diriku, karena siapa yang berdusta tentang diriku akan masuk neraka.'
Shahih
Muhammad bin Ubayd al-Ghubarī menceritakan kepada kami, Abū Awānah menceritakan kepada kami, dari Abī Hasīn, dari Abī Sālih, dari Abū Hurayrah, ia berkata, Rasulullah, semoga Allah memberkati dan memberi keselamatan kepa
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang berdusta atas namaku - saya kira dia berkata - dengan sengaja, maka hendaklah dia menempati tempatnya di neraka.
Shahih
"Shall I not inform you of the biggest of the great sins?" Kami berkata, "Ya, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Menyekutukan Allah dan durhaka kepada orang tua."
Shahih
Abu Sa'id Al-Khudri melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Janganlah kalian menulis sesuatu dariku, dan barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Al-Qur'an, hendaklah ia menghapusnya. Dan ceritakanlah dariku, ti
Shahih
Janganlah kalian berdusta terhadapku, karena barangsiapa yang berdusta terhadapku (dengan sengaja) maka dia pasti akan masuk ke dalam api neraka.
Shahih
Siapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta (yaitu berbohong), dan perbuatan jahat, serta berbicara buruk kepada orang lain, Allah tidak memerlukan puasanya dari meninggalkan makanan dan minumnya.
Shahih oleh Darussalam
Siapa pun yang berdusta tentang saya dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempatnya di Neraka.
Shahih
Siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan jahat, Allah tidak memerlukan dia meninggalkan makanan dan minumannya (yaitu, Allah tidak akan menerima puasanya).
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang sengaja berdusta tentang diriku, maka hendaklah ia menempati tempatnya di neraka.
Shahih oleh Darussalam
‘Siapa yang berdusta tentangku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempatnya di neraka.’
Shahih
'Abdullah melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Kebenaran mengantarkan seseorang ke surga dan kebaikan mengantarkan seseorang ke surga, dan seseorang berkata jujur hingga dia dicatat sebagai orang yang jujur, dan ke
Shahih
Akan ada di akhir zaman para penipu yang dusta datang kepada kalian dengan riwayat yang tidak kalian dengar dan tidak pula ayah-ayah kalian. Maka hati-hatilah kalian terhadap mereka, jangan sampai mereka menyesatkan kali
Shahih oleh Al-Albani
Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya, maka Allah tidak membutuhkan dia untuk meninggalkan makan dan minumnya.
Shahih oleh Darussalam
Kamu berdusta! Tidak ada seorang pun yang ikut serta dalam (perang) Badr dan (perjanjian) Al-Hudaybiyah yang akan masuk ke dalamnya.
Shahih
Seorang Badui datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, 'Wahai Rasulullah, apa saja dosa besar?' Nabi ﷺ menjawab, 'Menyekutukan Allah.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian apa?' Nabi ﷺ menjawab, 'Durhaka kepada kedua orang tua.' Ia bert