Bab dosa orang yang menyekutukan Allah dan hukuman-Nya di dunia dan akhirat
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا شَيْبَانُ، عَنْ فِرَاسٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا الْكَبَائِرُ قَالَ " الإِشْرَاكُ بِاللَّهِ ". قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ " ثُمَّ عُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ ". قَالَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ " الْيَمِينُ الْغَمُوسُ ". قُلْتُ وَمَا الْيَمِينُ الْغَمُوسُ قَالَ " الَّذِي يَقْتَطِعُ مَالَ امْرِئٍ مُسْلِمٍ هُوَ فِيهَا كَاذِبٌ ".
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Husain bin Ibrahim, telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah, telah mengabarkan kepada kami Shaiban, dari Firas, dari Asy-Sya'bi, dari Abdullah bin Amr - semoga Allah meridhai keduanya - ia berkata: "Seorang Badui datang kepada Nabi ﷺ dan berkata, 'Wahai Rasulullah, apa saja dosa besar?' Nabi ﷺ menjawab, 'Menyekutukan Allah.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian apa?' Nabi ﷺ menjawab, 'Durhaka kepada kedua orang tua.' Ia bertanya lagi, 'Kemudian apa?' Nabi ﷺ menjawab, 'Sumpah Al-Ghamus.' Saya bertanya, 'Apa itu sumpah Al-Ghamus?' Nabi ﷺ menjawab, 'Sumpah yang di dalamnya seseorang mengambil harta seorang Muslim dengan cara yang dusta.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
