Sekitar 205 hadits
…dan Sahl bin Abi Hathma menceritakan bahwa Rasulullah (ﷺ) melarang penjualan Muzabana, yaitu menjual buah dengan buah, kecuali dalam kasus 'Araya; beliau mengizinkan pemilik 'Araya untuk melakukan jenis penjualan tersebut.
Dari Jabir, bahwa Nabi (ﷺ) melarang Al-Mukhabarah, Al-Muzabanah, dan Al-Muhaqalah, serta menjual buah hingga layak dimakan (cukup matang), kecuali dalam kasus Al-'Araya.
…beliau melarang Mukhabarah, Muzabanah, dan Muhaqalah, serta menjual buah-buahan sampai keadaannya diketahui, dan bahwa mereka hanya boleh dijual dengan Dinar dan Dirham, tetapi beliau memberikan keringanan mengenai penjualan Araya."
Diriwayatkan dari Jabir bahwa: Nabi (ﷺ) melarang Mukhabarah, Muzabanah, dan Muhaqalah, serta menjual buah-buahan hingga layak dimakan, kecuali dalam kasus 'Araya.
Dari Sahl bin Abi Hathamah bahwa Nabi (ﷺ) melarang menjual buah sebelum keadaannya diketahui, tetapi beliau memberikan keringanan yang membolehkan penjualan 'Araya dengan taksiran, agar penduduknya dapat memakan kurma segar.
Dari Jabir berkata: "Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang Muhaqalah, Muzahanah, Mukhabarah, Mu'awamah, dan menjual dengan pengecualian kecuali jika sudah ditentukan, tetapi beliau memberikan keringanan untuk 'Araya."
…dari Zaid bin Thabit, bahwa Rasulullah ﷺ memberikan keringanan setelah itu dalam jual beli 'Araya dengan kurma basah atau dengan kurma kering, dan tidak memberikan keringanan dalam jenis jual beli…
…ﷺ) melarang penjualan yang disebut Al-Mukhabara, Al-Muhaqala, dan Al-Muzabana serta penjualan buah-buahan sampai bebas dari cacat. Ia melarang penjualan buah-buahan kecuali dengan uang, kecuali 'Araya.
…Salim dan Abdullah dari Zaid bin Tsabit: "Kemudian Rasulullah (ﷺ) mengizinkan setelah itu untuk menjual buah yang masak di pohon untuk buah kurma segar atau kering dalam Bai'-al-'Araya…
…Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang menjual buah sampai ia masak, dan tidak boleh dijual sesuatu dari buah itu kecuali dengan Dinar dan Dirham (yaitu uang), kecuali untuk pohon 'Araya."
Alhamdulillah, Hadits.id telah hadir lebih dari 5 tahun yang lalu.
Jika Anda menyukai website ini, dan ingin menyumbang proses development, itu tidak perlu.
Cukup dengan beritahu sahabat Anda tentang keberadaan website ini (Insha Allah berguna), dan pastikan untuk mendoakan kami di setiap shalat Anda.
Ya, bantu bagikanJazakallah khair, semoga Allah tinggikan derajat kita dengan ilmu yang bermanfaat.