Shahih oleh Darussalam
Bab Apa yang Dikatakan tentang Menghubungkan Sya'ban dengan Ramadan
Rasulullah ﷺ biasa menghubungkan Sya'ban dengan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah ﷺ biasa menghubungkan Sya'ban dengan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Jika tersisa setengah dari Sya'ban, maka janganlah kalian berpuasa.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Berpuasalah ketika kalian melihatnya dan berbukalah ketika kalian melihatnya, dan jika bulan itu terhalang dari kalian (terlalu mendung), maka hitunglah seba
Shahih oleh Darussalam
dan jika terhalang dari kalian (terlalu mendung), maka hitunglah sebagai tiga puluh (hari).
Shahih
Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa sampai-sampai orang mengatakan bahwa dia tidak akan berhenti berpuasa, dan beliau berbuka sampai-sampai orang mengatakan bahwa dia tidak akan berpuasa.
Shahih
Nabi (ﷺ) tidak pernah berpuasa di bulan mana pun lebih banyak daripada bulan Sya'ban. Beliau biasa berkata, "Lakukanlah amalan yang dapat kalian lakukan dengan mudah, karena Allah tidak akan merasa bosan (memberi pahala)
Shahih oleh Al-Albani
Dia tidak pernah berpuasa sebulan penuh kecuali Sya'ban yang dihubungkan dengan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Umm Salamah berkata: "Saya tidak melihat Nabi (ﷺ) berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali Sya'ban dan Ramadan."
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa di bulan Sya'ban dan Ramadan, dan beliau berusaha untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis.
Shahih
Saya harus menyelesaikan beberapa puasa Ramadhan, tetapi saya tidak bisa melakukannya kecuali pada bulan Sya'ban.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa (seluruh) bulan Sya'ban kecuali sedikit.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa sepanjang bulan Sya'ban.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) tidak pernah berpuasa pada bulan lebih banyak daripada bulan Sya'ban; beliau biasa berpuasa (seluruhnya) atau sebagian besar darinya.
Shahih oleh Darussalam
It was narrated that Umm Salamah said: "The Messenger of Allah (ﷺ) used to join Shaban to Ramadan."
Shahih oleh Darussalam
Nabi صلى الله عليه وسلم biasa berpuasa di bulan Sya'ban.
Shahih oleh Darussalam
seorang laki-laki bertanya kepada Aisyah tentang puasa, dan dia berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa berpuasa sepanjang bulan Sya'ban, dan beliau berusaha untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis."
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bertanya kepada seorang lelaki: Apakah kamu berpuasa pada hari terakhir bulan Sya'ban? Ia menjawab: Tidak. Beliau bersabda: Jika kamu tidak berpuasa, maka kamu harus berpuasa satu hari. Salah satu dari dua
Shahih
Rasulullah صلى الله عليه وسلم tidak berpuasa di bulan manapun dalam setahun lebih banyak daripada di bulan Sya'ban, dan beliau biasa berkata: 'Lakukanlah sebanyak yang kalian mampu, karena Allah tidak akan merasa bosan h
Shahih oleh Darussalam
Bulan yang paling disukai oleh Rasulullah ﷺ untuk berpuasa adalah Sya'ban; sungguh, beliau biasa menghubungkannya dengan Ramadan.
Shahih oleh Darussalam
Bahwa Rasulullah (ﷺ) tidak pernah berpuasa dua bulan berturut-turut kecuali Sya'ban dan Ramadan.