Bab Puasa Bulan Sya'ban
حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ، حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، أَنَّ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ حَدَّثَتْهُ قَالَتْ، لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ، وَكَانَ يَقُولُ " خُذُوا مِنَ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ، فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا، وَأَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مَا دُووِمَ عَلَيْهِ، وَإِنْ قَلَّتْ " وَكَانَ إِذَا صَلَّى صَلاَةً دَاوَمَ عَلَيْهَا.
Dari Aisyah: Nabi (ﷺ) tidak pernah berpuasa di bulan mana pun lebih banyak daripada bulan Sya'ban. Beliau biasa berkata, "Lakukanlah amalan yang dapat kalian lakukan dengan mudah, karena Allah tidak akan merasa bosan (memberi pahala) sampai kalian merasa bosan dan lelah (melakukan amalan agama)." Shalat yang paling dicintai oleh Nabi (ﷺ) adalah yang dilakukan secara rutin (sepanjang hidup) meskipun sedikit. Dan setiap kali Nabi (ﷺ) melaksanakan shalat, beliau biasa melakukannya secara rutin.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
