Shahih oleh Al-Albani
Bab Shalat Sunnah dan Raka'at
Dia menjawab: Sebelum shalat dzuhur, beliau shalat empat raka'at di rumahku, kemudian keluar dan memimpin shalat bersama orang-orang, lalu kembali ke rumahku dan shalat dua raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Dia menjawab: Sebelum shalat dzuhur, beliau shalat empat raka'at di rumahku, kemudian keluar dan memimpin shalat bersama orang-orang, lalu kembali ke rumahku dan shalat dua raka'at.
Shahih oleh Al-Albani
Dari 'Abd Allah al-Muzani: Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Shalatlah dua raka'at sebelum shalat Maghrib." Kemudian beliau berkata (lagi): "Shalatlah dua raka'at sebelum shalat Maghrib, bagi siapa yang ingin melakukannya." Itu
Shahih
Ibn `Umar (while on a journey) used to offer the prayer and the witr on his mount (Rahila). He said that the Prophet (ﷺ) used to do so.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar melaporkan bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: “Laksanakan sebagian dari shalatmu di rumahmu, dan jangan menjadikannya sebagai kuburan.”
Shahih oleh Al-Albani
Dari Ibn 'Umar: Ketika bepergian, Rasulullah SAW melakukan shalat sunnah di atas kendaraannya ke arah mana pun ia berpaling; dan ia melaksanakan shalat witir, tetapi ia tidak melaksanakan shalat wajib di atasnya.
Shahih
Saya melihat Nabi (ﷺ) shalat di atas kendaraannya ke arah mana pun ia mengarah.
Shahih
Nabi (ﷺ) biasa melakukan shalat sunnah, sementara beliau berkendara, menghadap ke arah yang berbeda dari arah Qibla.
Shahih oleh Darussalam
Hafsah, istri Nabi (S), berkata: "Aku tidak melihat Rasulullah (S) shalat sunnah dalam keadaan duduk hingga tahun sebelum beliau meninggal. Kemudian beliau shalat sunnah dalam keadaan duduk, dan beliau membaca sebuah sur
Shahih
Anas b. Sirin reported: We met Anas b. Malik as he came to Syria at a place known as 'Ain-al-Tamar and saw him observing prayer on the back of his donkey with his face turned in that direction. (Hammam one of the narrato
Shahih
Abdullah bin Shaqiq berkata: Saya bertanya kepada Aisyah tentang shalat sunnah Rasulullah ﷺ, dan dia menjawab: Sebelum shalat dhuhur, beliau biasa shalat empat raka'at di rumahku; kemudian keluar dan memimpin orang-orang
Shahih
Tidak pernah saya melihat Rasulullah (ﷺ) melaksanakan shalat sunnah dalam keadaan duduk hingga satu tahun sebelum wafatnya.
Shahih
Rumah yang disebut nama Allah di dalamnya dan rumah yang tidak disebut nama Allah di dalamnya adalah seperti orang hidup dan orang mati.
Shahih
Zaid bin Thabit melaporkan: Rasulullah (ﷺ) membuat sebuah ruangan dengan bantuan daun pohon kurma atau tikar. Rasulullah (ﷺ) keluar untuk shalat di dalamnya. Orang-orang mengikutinya dan datang untuk shalat bersamanya. K
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) biasa melakukan shalat sunnah (Usabbih) saat berkendara, menghadap ke arah mana pun yang dihadapinya, dan beliau juga melakukan shalat Witir dengan cara yang sama, tetapi beliau tidak melaksanakan shalat y
Shahih
Ketika shalat telah dimulai, maka tidak ada shalat (yang sah), kecuali shalat yang wajib.
Shahih oleh Darussalam
Saya tidak pernah melihat Rasulullah (saw) shalat sunnah dalam keadaan duduk hingga satu tahun sebelum wafatnya. Ketika itu beliau shalat duduk, membaca surah dengan perlahan sehingga tampak lebih panjang dari surah yang
Shahih oleh Darussalam
Dia berkata: 'Beliau shalat panjang di malam hari sambil berdiri, dan panjang di malam hari sambil duduk.'
Shahih oleh Darussalam
Shalat yang paling utama di antara kalian adalah di rumah-rumah kalian, kecuali shalat yang diwajibkan.
Shahih oleh Al-Albani
Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu untuk maju atau mundur atau ke kanan atau ke kiri?
Shahih
Aku tidak pernah melihat Rasulullah (ﷺ) shalat sunnah Dhuha sama sekali. Dan aku biasa melakukannya, dan sesungguhnya Rasulullah (ﷺ) terkadang meninggalkan suatu amalan yang sebenarnya beliau cintai, karena takut jika am