Shahih oleh Al-Albani
Bab Menyentuh Sudut-Sudut
Ibn ‘Umar berkata: Aku tidak melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuh apapun di dalam Rumah (Ka'bah) kecuali dua sudut Yamani.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar berkata: Aku tidak melihat Rasulullah (ﷺ) menyentuh apapun di dalam Rumah (Ka'bah) kecuali dua sudut Yamani.
Shahih oleh Al-Albani
Ibn ‘Umar berjalan dengan bangga (ramal) dari sudut (Batu Hitam) ke sudut (Batu Hitam) dan menyebutkan bahwa Rasulullah (ﷺ) telah melakukan hal itu.
Shahih oleh Al-Albani
Saya melihat Rasulullah (ﷺ) pada 9 Dzul-Hijjah di atas unta yang berdiri di atas kedua tempat kaki.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) bergegas dari al-Muzdalifah dengan sikap tenang dan memerintahkan mereka (kaum) untuk melempar kerikil kecil dan ia bergegas di lembah (wadi) Muhassir.
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah صلى الله عليه وسلم berkhutbah kepada kami ketika kami berada di Mina. Telinga kami terbuka dan kami mendengarkan apa yang dia katakan, sementara kami berada di tempat tinggal kami.
Shahih oleh Darussalam
Rasulullah (ﷺ) melarang muhrim untuk mengenakan pakaian yang diwarnai dengan wars atau za'faran.
Shahih oleh Darussalam
Siapa yang tidak memiliki sarung, maka hendaklah ia mengenakan celana, dan siapa yang tidak memiliki sandal, maka hendaklah ia mengenakan kaus kaki kulit.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain, dari ayahnya, bahwa Abdullah bin Abbas dan Miswar bin Makhramah berselisih di Abwa'. Abdullah bin Abbas berkata bahwa orang yang berihram boleh mencuci kepalanya, sedang
Shahih oleh Darussalam
bahwa Nabi ﷺ berjalan cepat (ramal) dari Hijr ke Hijr sebanyak tiga kali, kemudian beliau berjalan normal sebanyak empat kali.
Shahih oleh Darussalam
Ini adalah sesuatu yang telah ditentukan Allah untuk putri-putri Adam. Laksanakan semua manasik, tetapi jangan thawaf di sekitar rumah.
Shahih oleh Darussalam
Dari Ibn Abbas, ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) tidak pernah melakukan umrah kecuali di bulan Dhul-Qi'dah."
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn ‘Abbas berkata: “Orang-orang pergi ke segala arah, dan Rasulullah (ﷺ) bersabda: ‘Tidak seorang pun boleh pergi hingga hal terakhir yang dia lakukan adalah Tawaf di sekitar Rumah.’”
Shahih oleh Al-Albani
Rasulullah (ﷺ) pernah berbekam di permukaan kakinya karena sakit yang dialaminya saat beliau dalam keadaan berihram.
Shahih oleh Darussalam
Kami berangkat bersama Rasulullah (ﷺ) berpikir bahwa itu adalah untuk tidak lain kecuali Haji.
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Nabi (ﷺ) biasa mengucapkan: 'Labbaika Allahumma Labbaik, Labbaika la sharika laka labbaik. Innal-hamda wan-ni'mata laka wal-mulk, la sharika lak.'
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Aku biasa memutar kalung Hadi Rasulullah, kemudian beliau mengalungkan Hadi-nya, lalu mengirimnya, mereka tinggal (bersama keluarganya) dan tidak menghindari sesuatu yang dihindari ole
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata: "Saya biasa memutar kalung untuk domba kurban Rasulullah."
Shahih oleh Darussalam
Tidakkah engkau lihat bahwa ketika kaummu membangun Ka'bah, mereka tidak membangunnya di atas semua fondasi yang diletakkan oleh Ibrahim, semoga keselamatan atasnya?
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata: 'Rasulullah (ﷺ) masuk ke dalam Rumah, didampingi oleh Al-Fadl bin Abbas, Usamah bin Zaid, Uthman bin Talhah, dan Bilal. Mereka menutup pintu, dan beliau tinggal di sana selama yang di
Shahih oleh Darussalam
Diriwayatkan bahwa Ibn Umar berkata: 'Rasulullah (ﷺ) masuk ke dalam Ka'bah, dan ketika beliau akan keluar, aku teringat sesuatu, maka aku datang dengan cepat dan aku menemukan Rasulullah (ﷺ) keluar. Aku bertanya kepada B