Bab Tawaf Wada
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ طَاوُسٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ كَانَ النَّاسُ يَنْصَرِفُونَ كُلَّ وَجْهٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " لاَ يَنْفِرَنَّ أَحَدٌ حَتَّى يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِ بِالْبَيْتِ " .
Diriwayatkan bahwa Ibn ‘Abbas berkata: “Orang-orang pergi ke segala arah, dan Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Tidak seorang pun boleh pergi hingga hal terakhir yang dia lakukan adalah Tawaf di sekitar Rumah.’”