Waris

10 hadits yang perlu kamu baca

Shahih Al-Bukhari · No. 2747 Shahih

Bab Tidak Ada Wasiat untuk Waris

Kebiasaan (di zaman dahulu) adalah bahwa harta orang yang meninggal akan diwarisi oleh keturunannya; sedangkan untuk orang tua (si meninggal), mereka akan mewarisi berdasarkan wasiat si meninggal.

Sunan Ibnu Majah · No. 2738 Shahih · Darussalam

Bab Kerabat

Diriwayatkan dari Miqdam Abu Karimah, seorang lelaki dari Syam yang merupakan salah satu Sahabat Rasulullah ﷺ, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa yang meninggalkan harta, itu untuk ahli warisnya. Siapa yang meninggalkan

Sunan Ibnu Majah · No. 2740 Shahih · Darussalam

Bab Warisan Al-Ashabah

Rasulullah ﷺ bersabda: 'Bagilah harta di antara ahli waris sesuai dengan Kitab Allah, maka apa yang ditinggalkan oleh ahli waris, maka untuk lelaki terdekat.'

Sunan Abu Dawud · No. 2916 Shahih · Al-Albani

Bab tentang Warisan

Hak waris hanya untuk orang yang membayar harga (budak) dan memeliharanya dengan melakukan tindakan syukur.

Sunan Abu Dawud · No. 2919 Shahih · Al-Albani

Bab Tentang Penjualan Hak Waris

Rasulullah ﷺ melarang menjual atau memberikan hak waris oleh seorang budak yang telah dimerdekakan.

Jami' At-Tirmidzi · No. 2106 Hasan · Darussalam

Bab Tentang Warisan Mawla Asfal

Ibn 'Abbas meriwayatkan bahwa: seorang lelaki meninggal pada masa Rasulullah (S.A.W), dan ia tidak meninggalkan ahli waris kecuali seorang budak yang telah ia merdekakan. Maka Nabi ﷺ memberinya warisannya.

Sunan Abu Dawud · No. 2899 Hasan · Al-Albani

Bab Tentang Warisan Kerabat

Diriwayatkan dari Al-Miqdam Al-Kindi: Nabi ﷺ bersabda: "Jika ada yang meninggalkan utang atau keluarga yang tidak berdaya, maka saya akan bertanggung jawab - dan terkadang perawi berkata: Allah dan Rasul-Nya akan bertang

Sunan Ibnu Majah · No. 2741 Hasan · Darussalam

Bab Siapa yang Tidak Memiliki Ahli Waris

Seorang lelaki meninggal pada masa Rasulullah ﷺ, dan ia tidak meninggalkan ahli waris kecuali seorang budak yang telah ia merdekakan. Rasulullah ﷺ memberikan warisan kepadanya.