Bab Memelihara Aurat
Maka Rasulullah ﷺ bersabda: Kembalilah kepada pakaianmu (pakaian bawah), ambillah (dan ikatkan di pinggangmu) dan jangan berjalan telanjang.
10 hadits tentang kewajiban menutup aurat dengan pakaian yang layak
Maka Rasulullah ﷺ bersabda: Kembalilah kepada pakaianmu (pakaian bawah), ambillah (dan ikatkan di pinggangmu) dan jangan berjalan telanjang.
Semoga Allah merahmati wanita-wanita Muhajirin yang pertama. Ketika ayat "Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada-dada mereka" diturunkan, mereka merobek pakaian luar mereka yang tebal dan menjadikannya kerudun
Semoga Allah merahmati wanita-wanita Muhajirat yang pertama. Ketika Allah menurunkan: '... dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka...' (QS. An-Nur: 31), mereka merobek pakaian mereka dan menutupi kep
Jarhad berkata: Rasulullah ﷺ duduk bersama kami dan paha saya terbuka. Beliau berkata: 'Tidakkah kamu tahu bahwa paha itu adalah aurat?'
Tutup pahamu, karena sesungguhnya itu adalah aurat.
Diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri: Nabi (ﷺ) bersabda: Seorang lelaki tidak boleh melihat aurat lelaki lain, dan seorang wanita tidak boleh melihat aurat wanita lain. Seorang lelaki tidak boleh berbaring dengan lelaki
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian shalat dalam satu pakaian yang tidak menutupi kedua bahunya."
Rasulullah ﷺ melarang Ishtimal-As-Samma' (membungkus tubuh dengan kain sehingga tidak bisa mengangkat ujungnya atau mengeluarkan tangannya). Beliau juga melarang Al-Ihtiba' (duduk di atas pantat dengan lutut dekat perut
Nabi ﷺ melarang Ishtimal-as-Samma' dan agar seorang lelaki tidak duduk dalam posisi Ihtiba' dengan satu pakaian, yang tidak menutupi bagian kemaluannya.
Tidak ada hak bagi anak Adam kecuali pada hal-hal ini: Sebuah rumah yang ia tinggali, pakaian yang menutupi auratnya, dan sepotong roti dan air.