Bab Kesabaran Terhadap Gangguan
Musa telah disakiti lebih dari ini, namun dia tetap sabar.
20 hadits yang menguatkan hatimu saat ujian datang.
Musa telah disakiti lebih dari ini, namun dia tetap sabar.
Diriwayatkan bahwa Thabit berkata: "Aku mendengar Anas berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: Sabar yang sebenarnya adalah sabar yang datang pada pukulan pertama.'"
Wahai manusia, janganlah kalian menginginkan pertemuan dengan musuh. Berdoalah kepada Allah agar kalian diberi keamanan; (tetapi) ketika kalian harus berhadapan dengan mereka, bersabarlah, dan ketahuilah bahwa Surga bera
Sesungguhnya kesabaran itu hanya ada pada pukulan pertama.
Tidak ada seorang Muslim pun yang tertimpa suatu bahaya, meskipun hanya duri yang menusuk, melainkan Allah menghapuskan dosa-dosanya karena itu, seperti pohon yang menggugurkan daunnya.
‘Ketika kalian menghadapi mereka (yaitu musuh kalian) maka bersabarlah.’
Aisyah berkata: "Saya tidak pernah melihat penyakit yang lebih parah menimpa seseorang dibandingkan dengan yang menimpa Rasulullah (s.a.w)."
Sesungguhnya sabar itu pada saat pertama kali terkena musibah.
Tidak diragukan lagi, kesabaran itu pada pukulan pertama musibah.
Ibnu Mas`ud berkata: Nabi ﷺ biasa memperhatikan kami dalam berdakwah dengan memilih waktu yang tepat, agar kami tidak merasa bosan. (Beliau menghindari mengganggu kami dengan khotbah dan ilmu sepanjang waktu).
Kami lebih berhak untuk meragukan daripada Ibrahim ketika ia berkata: 'Ya Tuhanku, tunjukkan kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang yang mati.' Dia (Allah) berfirman: 'Apakah kamu tidak percaya?' Ia (Ibrahim)
Tidak ada yang lebih sabar daripada Allah terhadap ucapan yang menyakitkan. Dia mendengar dari orang-orang yang menganggap Dia memiliki anak, namun Dia memberikan kesehatan kepada mereka dan memberi mereka rezeki.
Ujian tidak akan berhenti menimpa laki-laki dan perempuan yang beriman dalam diri mereka, anak-anak mereka, dan harta mereka, hingga mereka bertemu Allah tanpa memiliki dosa.
Pahala yang besar datang bersama ujian yang besar. Ketika Allah mencintai suatu kaum, Dia menguji mereka. Siapa yang menerima hal itu akan mendapatkan keridhaan-Nya, tetapi siapa yang tidak puas akan mendapatkan kemurkaa
Kami (para Nabi) seperti itu. Ujian dilipatgandakan bagi kami dan begitu juga pahalanya.
Ketika Allah ingin kebaikan bagi hamba-Nya, Dia mempercepat hukuman baginya di dunia. Dan ketika Dia ingin keburukan bagi hamba-Nya, Dia menahan dosanya hingga dia muncul di hadapan-Nya pada Hari Kiamat.
“Sesungguhnya sabar itu pada saat guncangan pertama.”
“Tidak ada kesabaran kecuali bagi orang yang tersandung, dan tidak ada kebijaksanaan kecuali bagi orang yang memiliki pengalaman.”
Tidak ada yang sabar dengan kesulitan dan kerasnya Madinah, kecuali aku akan menjadi syafaat atau saksi baginya pada hari kiamat.
Saya berkata: 'O Messenger of Allah, siapa di antara manusia yang paling berat ujiannya?' Dia berkata: 'Para Nabi, kemudian yang terbaik dan yang terbaik. Seseorang diuji sesuai dengan komitmen agamanya.'