Bab Kesabaran Terhadap Gangguan
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصٍ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ، قَالَ سَمِعْتُ شَقِيقًا، يَقُولُ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ قَسَمَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم قِسْمَةً كَبَعْضِ مَا كَانَ يَقْسِمُ، فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ وَاللَّهِ إِنَّهَا لَقِسْمَةٌ مَا أُرِيدَ بِهَا وَجْهُ اللَّهِ. قُلْتُ أَمَّا أَنَا لأَقُولَنَّ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَتَيْتُهُ وَهْوَ فِي أَصْحَابِهِ فَسَارَرْتُهُ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَتَغَيَّرَ وَجْهُهُ وَغَضِبَ، حَتَّى وَدِدْتُ أَنِّي لَمْ أَكُنْ أَخْبَرْتُهُ ثُمَّ قَالَ " قَدْ أُوذِيَ مُوسَى بِأَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ فَصَبَرَ ".
Dari Abdullah, Nabi ﷺ membagi dan mendistribusikan sesuatu seperti biasanya. Seorang laki-laki dari kalangan Ansar berkata, "Demi Allah, dalam pembagian ini tidak ada niat untuk mendapatkan ridha Allah." Aku berkata, "Aku pasti akan memberitahu Nabi ﷺ." Maka aku pergi kepadanya saat dia duduk bersama para sahabatnya dan memberitahunya secara diam-diam. Itu sangat berat bagi Nabi ﷺ dan warna wajahnya berubah, dan dia sangat marah sehingga aku berharap aku tidak memberitahunya. Nabi ﷺ kemudian berkata, "Musa telah disakiti lebih dari ini, namun dia tetap sabar."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
