Berkata Baik atau Diam

10 hadits tentang menjaga lisan dan berkata baik atau diam

Sunan Ibnu Majah · No. 3971 Shahih · Al-Albani

Bab Menahan Lidah di Dalam Fitnah

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Siapa pun yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."

Shahih Al-Bukhari · No. 6475 Shahih

Bab Menjaga Lidah

Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam, dan siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia menyakiti (atau menghina) tetangganya; dan siapa yang beriman kepada A

Jami' At-Tirmidzi · No. 2500 Shahih · Al-Albani

Bab

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam.

Sunan Ibnu Majah · No. 3672 Shahih · Al-Albani

Bab Hak Jiran

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berbuat baik kepada tetangganya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia menghormati tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada

Shahih Al-Bukhari · No. 6136 Shahih

Bab Menghormati Tamu dan Melayaninya Secara Langsung

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia menyakiti tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menghormati tamunya, dan barangsiapa yang beriman

Shahih Al-Bukhari · No. 6138 Shahih

Bab Menghormati Tamu dan Melayaninya Secara Langsung

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menghormati tamunya; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi; dan barangsiapa yang berima

Shahih Al-Bukhari · No. 6476 Shahih

Bab Menjaga Lisan

Menjamu tamu itu tiga hari, dan jangan lupakan haknya. Ditanyakan, 'Apa haknya?' Beliau menjawab: 'Satu malam dan satu hari, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya, dan