Bab Syafaat Hakim untuk Para Pihak Sebelum Memutuskan
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ زَوْجَ، بَرِيرَةَ كَانَ عَبْدًا يُقَالُ لَهُ مُغِيثٌ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ يَطُوفُ خَلْفَهَا يَبْكِي وَدُمُوعُهُ تَسِيلُ عَلَى لِحْيَتِهِ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِلْعَبَّاسِ " يَا عَبَّاسُ أَلاَ تَعْجَبُ مِنْ حُبِّ مُغِيثٍ بَرِيرَةَ وَمِنْ بُغْضِ بَرِيرَةَ مُغِيثًا " . فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " لَوْ رَاجَعْتِيهِ فَإِنَّهُ أَبُو وَلَدِكِ " . قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَأْمُرُنِي . قَالَ " إِنَّمَا أَنَا شَفِيعٌ " . قَالَتْ فَلاَ حَاجَةَ لِي فِيهِ .
Diriwayatkan dari Ibn Abbas bahwa: Suami Barirah adalah seorang budak bernama Mughith. Seolah-olah aku melihatnya berjalan di belakangnya sambil menangis, dengan air mata mengalir di jenggotnya. Nabi (ﷺ) berkata kepada Al-'Abbas: "Wahai Abbas, tidakkah kamu heran dengan cinta Mughith kepada Barirah dan kebencian Barirah kepada Mughith?" Rasulullah (ﷺ) berkata kepadanya: "Mengapa kamu tidak mengambilnya kembali, karena dia adalah ayah dari anakmu?" Dia berkata: "Wahai Rasulullah, apakah kamu memerintahkanku (untuk melakukannya)?" Dia berkata: "Aku hanya memberi syafaat." Dia berkata: "Aku tidak butuh dia."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
