Bab Apakah Seseorang Dapat Dikenakan Hukuman Karena Kesalahan Orang Lain
أَخْبَرَنَا هَنَّادُ بْنُ السَّرِيِّ، فِي حَدِيثِهِ عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ، عَنْ أَشْعَثَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، مِنْ بَنِي يَرْبُوعٍ قَالَ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ يُكَلِّمُ النَّاسَ فَقَامَ إِلَيْهِ نَاسٌ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ هَؤُلاَءِ بَنُو فُلاَنٍ الَّذِينَ قَتَلُوا فُلاَنًا . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ تَجْنِي نَفْسٌ عَلَى أُخْرَى " .
Dari Ash'ath, dari ayahnya, seorang laki-laki dari Bani Yarbu' berkata: "Kami datang kepada Rasulullah (ﷺ) ketika beliau sedang berbicara kepada orang-orang, dan beberapa orang berdiri dan berkata: 'Wahai Rasulullah, inilah Bani Tha'labah yang telah membunuh si Fulan.' Rasulullah (ﷺ) berkata: 'Tidak ada jiwa yang terkena dosa orang lain.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
