Sunan An-Nasa'i · Kitab Qisas · No. 4837

Bab Apakah Seseorang Dapat Dikenakan Hukuman Karena Kesalahan Orang Lain

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنِ الأَشْعَثِ بْنِ سُلَيْمٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، مِنْ بَنِي ثَعْلَبَةَ بْنِ يَرْبُوعٍ قَالَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ ﷺ وَهُوَ يَتَكَلَّمُ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَؤُلاَءِ بَنُو ثَعْلَبَةَ بْنِ يَرْبُوعٍ الَّذِينَ أَصَابُوا فُلاَنًا . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " لاَ - يَعْنِي - لاَ تَجْنِي نَفْسٌ عَلَى نَفْسٍ " .

akhbarana qutaybahu, qala haddatsana abu awanaha, ani alasyatsi ibni sulaymin, an abihi, an rajulin, min ibani tsalabaha ibni yarbuin qala ataytu annabiyya wahuwa yatakallamu faqala rajulun ya rasula allahi haulai ibanu tsalabaha ibni yarbuin adzina ashabu fulanan. faqala rasulu allahi " la - yani - la tajni nafsun ala nafsin ".

Diriwayatkan dari Al-Ash'ath bin Sulaim, dari ayahnya bahwa seorang lelaki dari Banu Tha'labah bin Yarbu' berkata: "Saya datang kepada Nabi ﷺ ketika dia sedang berbicara, dan seorang lelaki berkata: 'Wahai Rasulullah, ini adalah Banu Tha'labah bin Yarbu' yang telah membunuh si fulan.' Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak,' yang berarti tidak ada jiwa yang terpengaruh oleh dosa jiwa yang lain.

Penjelasan