Sunan An-Nasa'i · Kitab Qisas · No. 4829

Bab Sifat Syibh Al-'Amd dan Siapa yang Berhak Mendapatkan Diyah bagi Janin dan Syibh Al-'Amd serta Penyebutan Perbedaan Istilah Para Perawi Berita Ibrahim dari Ubaid bin Nadhilah dari Al-Mughirah.

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ عَبْدِ الْعَظِيمِ، قَالَ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا، يَقُولُ كَتَبَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَلَى كُلِّ بَطْنٍ عُقُولَةً وَلاَ يَحِلُّ لِمَوْلًى أَنْ يَتَوَلَّى مُسْلِمًا بِغَيْرِ إِذْنِهِ .

akhbarana alabbasu ibnu abdi alazhimi, qala haddatsana addhahhaku ibnu makhladin, ani abni jurayjin, qala akhbarani abu azzubayri, annahu samia jabiran, yaqulu kataba rasulu allahi ala kulli bathnin uqulahan wala yahillu limawlan an yatawalla musliman bighayri idznihi.

Jabir berkata: "Rasulullah ﷺ memutuskan bahwa setiap klan harus berpartisipasi dalam membayar darah, dan tidak diperbolehkan bagi seorang budak yang merdeka untuk mengambil seorang Muslim (selain dari yang membebaskannya) sebagai Mawla (Pelindung) tanpa izin (dari tuannya yang membebaskannya)."

Penjelasan