Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat tentang Al-Zuhri di Dalamnya
أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ بْنُ بَكَّارٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، أَنَّ جَابِرًا، أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَضَى أَنَّهُ مَنْ أَعْمَرَ رَجُلاً عُمْرَى لَهُ وَلِعَقِبِهِ فَإِنَّهَا لِلَّذِي أُعْمِرَهَا يَرِثُهَا مِنْ صَاحِبِهَا الَّذِي أَعْطَاهَا مَا وَقَعَ مِنْ مَوَارِيثِ اللَّهِ وَحَقِّهِ .
Shua'ib meriwayatkan dari Az-Zuhri, yang berkata: 'Abu Salamah bin 'Abdur-Rahman menceritakan kepadaku, bahwa Jabir memberitahunya: 'Rasulullah صلى الله عليه وسلم memutuskan bahwa siapa pun yang memberikan hadiah seumur hidup kepada seorang laki-laki, itu menjadi miliknya dan untuk ahli warisnya. Itu menjadi milik orang yang diberi, berdasarkan 'Umra. Itu akan diwarisi dari penerimanya sesuai dengan warisan dan hak-hak Allah.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
