Bab Masa Idah bagi Wanita Hamil yang Suaminya Meninggal
أَخْبَرَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ، عَنِ الزُّبَيْدِيِّ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُتْبَةَ، كَتَبَ إِلَى عُمَرَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الأَرْقَمِ الزُّهْرِيِّ أَنِ ادْخُلْ، عَلَى سُبَيْعَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ الأَسْلَمِيَّةِ فَاسْأَلْهَا عَمَّا أَفْتَاهَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي حَمْلِهَا . قَالَ فَدَخَلَ عَلَيْهَا عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ فَسَأَلَهَا فَأَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا كَانَتْ تَحْتَ سَعْدِ ابْنِ خَوْلَةَ - وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِمَّنْ شَهِدَ بَدْرًا - فَتُوُفِّيَ عَنْهَا فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَوَلَدَتْ قَبْلَ أَنْ تَمْضِيَ لَهَا أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا مِنْ وَفَاةِ زَوْجِهَا فَلَمَّا تَعَلَّتْ مِنْ نِفَاسِهَا دَخَلَ عَلَيْهَا أَبُو السَّنَابِلِ - رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَبْدِ الدَّارِ - فَرَآهَا مُتَجَمِّلَةً فَقَالَ لَعَلَّكِ تُرِيدِينَ النِّكَاحَ قَبْلَ أَنْ تَمُرَّ عَلَيْكِ أَرْبَعَةُ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا . قَالَتْ فَلَمَّا سَمِعْتُ ذَلِكَ مِنْ أَبِي السَّنَابِلِ جِئْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثِي . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " قَدْ حَلَلْتِ حِينَ وَضَعْتِ حَمْلَكِ " .
Telah mengabarkan kepada kami Katsir bin Ubaid, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Harb, dari Az-Zubaidi, dari Az-Zuhri, dari Ubaidullah bin Abdullah, bahwa Abdullah bin Utbah menulis kepada Umar bin Abdullah bin Al-Arqam Az-Zuhri, agar ia masuk menemui Subai'ah binti Al-Harith Al-Aslamiyyah dan menanyakan kepadanya tentang apa yang di fatwakan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم tentang kehamilannya. Ia berkata: Maka Umar bin Abdullah pun masuk menemuinya dan menanyakannya. Ia memberitahukan kepadanya bahwa ia adalah istri Sa'd bin Khawlah - yang merupakan salah satu sahabat Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang ikut serta dalam Perang Badar - yang meninggal dunia pada saat Haji Wada', dan ia melahirkan sebelum genap empat bulan dan sepuluh hari setelah suaminya meninggal. Ketika ia sudah bersih dari nifasnya, Abu As-Sanabil - seorang laki-laki dari Bani Abd Ad-Dar - masuk menemuinya dan melihatnya sudah berhias. Ia berkata: "Mungkin kamu ingin menikah sebelum genap empat bulan dan sepuluh hari?" Ia berkata: "Ketika saya mendengar itu dari Abu As-Sanabil, saya datang kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم dan menceritakan kisah saya kepadanya. Maka Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Kamu telah halal (untuk menikah) ketika kamu melahirkan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
