Bab Larangan Mut'ah.
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنِ الرَّبِيعِ بْنِ سَبْرَةَ الْجُهَنِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ أَذِنَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِالْمُتْعَةِ فَانْطَلَقْتُ أَنَا وَرَجُلٌ إِلَى امْرَأَةٍ مِنْ بَنِي عَامِرٍ فَعَرَضْنَا عَلَيْهَا أَنْفُسَنَا فَقَالَتْ مَا تُعْطِينِي فَقُلْتُ رِدَائِي . وَقَالَ صَاحِبِي رِدَائِي . وَكَانَ رِدَاءُ صَاحِبِي أَجْوَدَ مِنْ رِدَائِي وَكُنْتُ أَشَبَّ مِنْهُ فَإِذَا نَظَرَتْ إِلَى رِدَاءِ صَاحِبِي أَعْجَبَهَا وَإِذَا نَظَرَتْ إِلَىَّ أَعْجَبْتُهَا ثُمَّ قَالَتْ أَنْتَ وَرِدَاؤُكَ يَكْفِينِي . فَمَكَثْتُ مَعَهَا ثَلاَثًا ثُمَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَنْ كَانَ عِنْدَهُ مِنْ هَذِهِ النِّسَاءِ اللاَّتِي يَتَمَتَّعُ فَلْيُخَلِّ سَبِيلَهَا " .
Diriwayatkan dari Ar-Rabi' bin Sabrah Al-Juhani bahwa ayahnya berkata: "Rasulullah ﷺ memberikan izin untuk Mut'ah, maka aku dan seorang lelaki pergi kepada seorang wanita dari Bani 'Amir dan menawarkan diri kami kepadanya (untuk Mut'ah). Dia berkata: 'Apa yang akan kamu berikan kepadaku?' Aku berkata: 'Rida'ku (pakaian atas).' Temanku juga berkata: 'Rida'ku.' Rida' temanku lebih baik daripada Rida'ku, tetapi aku lebih muda darinya. Ketika dia melihat Rida' temanku, dia menyukainya, tetapi ketika dia melihatku, dia menyukaiku. Kemudian dia berkata: 'Kamu dan Rida'mu cukup bagiku.' Aku tinggal bersamanya selama tiga (hari), kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: 'Siapa pun yang memiliki salah satu dari wanita ini yang dinikahi sementara, hendaklah melepaskan mereka.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
