Bab Keutamaan Orang yang Berjihad dengan Diri dan Hartanya di Jalan Allah.
أَخْبَرَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ، عَنِ الزُّبَيْدِيِّ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَجُلاً، أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَفْضَلُ قَالَ " مَنْ جَاهَدَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ " . قَالَ ثُمَّ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ " ثُمَّ مُؤْمِنٌ فِي شِعْبٍ مِنَ الشِّعَابِ يَتَّقِي اللَّهَ وَيَدَعُ النَّاسَ مِنْ شَرِّهِ " .
Dari Abu Sa'eed Al-Khudri, bahwa seorang lelaki datang kepada Rasulullah (ﷺ) dan berkata: "Wahai Rasulullah! Siapakah di antara manusia yang paling baik?" Beliau bersabda: "Orang yang berjihad dengan dirinya dan hartanya di jalan Allah." Dia bertanya: "Kemudian siapa, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Kemudian seorang mukmin yang mengasingkan diri di salah satu celah gunung, yang takut kepada Allah dan menyelamatkan orang-orang dari keburukannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
