Bab Keutamaan Orang yang Berjuang di Jalan Allah
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ أَبِي الْخَطَّابِ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَامَ تَبُوكَ يَخْطُبُ النَّاسَ وَهُوَ مُسْنِدٌ ظَهْرَهُ إِلَى رَاحِلَتِهِ فَقَالَ " أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِخَيْرِ النَّاسِ وَشَرِّ النَّاسِ إِنَّ مِنْ خَيْرِ النَّاسِ رَجُلاً عَمِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَلَى ظَهْرِ فَرَسِهِ أَوْ عَلَى ظَهْرِ بَعِيرِهِ أَوْ عَلَى قَدَمِهِ حَتَّى يَأْتِيَهُ الْمَوْتُ وَإِنَّ مِنْ شَرِّ النَّاسِ رَجُلاً فَاجِرًا يَقْرَأُ كِتَابَ اللَّهِ لاَ يَرْعَوِي إِلَى شَىْءٍ مِنْهُ " .
Diriwayatkan bahwa Abu Sa'id Al-Khudri berkata: "Pada tahun Tabuk, Rasulullah (ﷺ) berpidato kepada orang-orang, sambil bersandar pada kendaraannya. Beliau berkata: 'Apakah aku tidak memberitahukan kalian tentang sebaik-baik manusia dan seburuk-buruk manusia? Di antara sebaik-baik manusia adalah seorang lelaki yang berjuang di jalan Allah di atas punggung kuda, atau di atas punggung unta, atau dengan kedua kakinya sendiri, hingga datang kematian kepadanya. Dan di antara seburuk-buruk manusia adalah seorang lelaki yang fasik yang membaca Kitab Allah tetapi tidak menahan diri dari melakukan keburukan karena itu.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
