Bab Keutamaan Orang yang Berjuang di Jalan Allah
Hasan oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, qala haddatsana allaytsu, an yazida ibni abi habibin, an abi alkhayri, an abi alkhatthabi, an abi saidin alkhudriyyi, qala kana rasulu allahi ama tabuka yakhthubu annasa wahuwa musnidun zhahrahu ila rahilatihi faqala " ala ukhbirukum bikhayri annasi wasyarri annasi inna min khayri annasi rajulan amila fi sabili allahi ala zhahri farasihi aw ala zhahri bairihi aw ala qadamihi hatta yatiyahu almawtu wainna min syarri annasi rajulan fajiran yaqrau kitaba allahi la yarawi ila syain minhu ".
Diriwayatkan bahwa Abu Sa'id Al-Khudri berkata: "Pada tahun Tabuk, Rasulullah ﷺ berpidato kepada orang-orang, sambil bersandar pada kendaraannya. Beliau berkata: 'Apakah aku tidak memberitahukan kalian tentang sebaik-baik manusia dan seburuk-buruk manusia? Di antara sebaik-baik manusia adalah seorang lelaki yang berjuang di jalan Allah di atas punggung kuda, atau di atas punggung unta, atau dengan kedua kakinya sendiri, hingga datang kematian kepadanya. Dan di antara seburuk-buruk manusia adalah seorang lelaki yang fasik yang membaca Kitab Allah tetapi tidak menahan diri dari melakukan keburukan karena itu.'"