Bab Larangan Memohon Ampunan untuk Para Musyrik
أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ، عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ : سَمِعْتُ رَجُلاً، يَسْتَغْفِرُ لأَبَوَيْهِ وَهُمَا مُشْرِكَانِ فَقُلْتُ : أَتَسْتَغْفِرُ لَهُمَا وَهُمَا مُشْرِكَانِ فَقَالَ أَوَلَمْ يَسْتَغْفِرْ إِبْرَاهِيمُ لأَبِيهِ . فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَنَزَلَتْ { وَمَا كَانَ اسْتِغْفَارُ إِبْرَاهِيمَ لأَبِيهِ إِلاَّ عَنْ مَوْعِدَةٍ وَعَدَهَا إِيَّاهُ } .
Diriwayatkan bahwa Ali berkata: "Saya mendengar seorang pria berdoa untuk ampunan bagi kedua orang tuanya yang musyrik, dan saya berkata: 'Apakah kamu berdoa untuk ampunan bagi mereka meskipun mereka musyrik?' Dia berkata: 'Bukankah Ibrahim berdoa untuk ampunan bagi ayahnya?' Saya pergi kepada Nabi (ﷺ) dan memberitahukan hal itu, kemudian turunlah ayat: 'Dan Ibrahim (Abraham) berdoa (kepada Allah) untuk ampunan bagi ayahnya hanya karena janji yang telah dibuatnya kepada ayahnya.'" (Daif)
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
