Bab Mengembalikan Salam dengan Isyarat dalam Shalat
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لِحَاجَةٍ ثُمَّ أَدْرَكْتُهُ وَهُوَ يُصَلِّي فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَأَشَارَ إِلَىَّ فَلَمَّا فَرَغَ دَعَانِي فَقَالَ " إِنَّكَ سَلَّمْتَ عَلَىَّ آنِفًا وَأَنَا أُصَلِّي " . وَإِنَّمَا هُوَ مُوَجَّهٌ يَوْمَئِذٍ إِلَى الْمَشْرِقِ
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: 'Rasulullah (ﷺ) mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku menjumpainya saat dia sedang shalat. Aku memberi salam kepadanya dan dia memberi isyarat kepadaku. Ketika dia selesai, dia memanggilku dan berkata: 'Kamu memberi salam kepadaku baru saja dan aku sedang shalat.' Dan dia menghadap ke arah timur pada hari itu.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
