Bab Iman: Apa Itu dan Penjelasan Sifat-Sifatnya
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو حَيَّانَ التَّيْمِيُّ، بِهَذَا الإِسْنَادِ مِثْلَهُ غَيْرَ أَنَّ فِي رِوَايَتِهِ " إِذَا وَلَدَتِ الأَمَةُ بَعْلَهَا " يَعْنِي السَّرَارِيَّ .
Hadits ini diriwayatkan kepada kami melalui Muhammad bin Abdullah bin Numair, melalui Muhammad bin Bishr, melalui Abu Hayyan al-Taymi dengan pengecualian bahwa dalam riwayat ini (daripada kata) إِذَا وَلَدَتِ الأَمَةُ بَعْلَهَا, kata yang digunakan adalah إِذَا وَلَدَتِ الأَمَةُ بَعْلَهَا, yaitu ketika budak wanita melahirkan tuannya.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
