Bab Anjuran untuk Melaksanakan Shalat di Bulan Ramadhan dan Tarawih
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِهْرَانَ الرَّازِيُّ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ، حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنِي عَبْدَةُ، عَنْ زِرٍّ، قَالَ سَمِعْتُ أُبَىَّ بْنَ كَعْبٍ، يَقُولُ - وَقِيلَ لَهُ إِنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُ مَنْ قَامَ السَّنَةَ أَصَابَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ - فَقَالَ أُبَىٌّ وَاللَّهِ الَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ إِنَّهَا لَفِي رَمَضَانَ - يَحْلِفُ مَا يَسْتَثْنِي - وَوَاللَّهِ إِنِّي لأَعْلَمُ أَىُّ لَيْلَةٍ هِيَ . هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا .
Zirr (b. Hubaish) melaporkan: Saya mendengar dari Ubayy b. Ka'b sebuah pernyataan yang dibuat oleh 'Abdullah b. Mas'ud di mana ia berkata: Barangsiapa yang bangun untuk shalat (setiap malam) selama setahun akan mendapatkan Lailat-ul-Qadr. Ubayy berkata: Demi Allah, tidak ada tuhan selain Dia, bahwa (Lailat-ul-Qadr) adalah di bulan Ramadhan (Ia bersumpah tanpa ragu: ) Demi Allah, saya tahu malam itu; itu adalah malam yang diperintahkan oleh Rasulullah (ﷺ) kepada kami untuk shalat. Itu adalah malam yang mendahului pagi hari dua puluh tujuh dan tandanya adalah bahwa matahari terbit cerah pada hari itu tanpa sinar.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
