Bab Cemburu Allah dan Pengharaman Perbuatan Keji
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ، عُثْمَانُ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لَيْسَ أَحَدٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ الْمَدْحُ مِنَ اللَّهِ مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ مَدَحَ نَفْسَهُ وَلَيْسَ أَحَدٌ أَغْيَرَ مِنَ اللَّهِ مِنْ أَجْلِ ذَلِكَ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ " .
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abi Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim, mereka berkata: Ishaq telah memberitakan kepada kami dan Utsman telah menceritakan kepada kami dari Jarir, dari Al-A'masy, dari Abu Wa'il, dari Abdullah, ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Tidak ada yang lebih dicintai Allah daripada pujian-Nya kepada diri-Nya sendiri, dan tidak ada yang lebih cemburu daripada Allah, oleh karena itu Dia mengharamkan perbuatan-perbuatan keji."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
