Bab Menghormati Nabi dan Tidak Banyak Bertanya Tentang Hal yang Tidak Perlu
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَرَّادٍ الأَشْعَرِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ الْهَمْدَانِيُّ، قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ بُرَيْدٍ، عَنْ أَبِي بُرْدَةَ، عَنْ أَبِي مُوسَى، قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم عَنْ أَشْيَاءَ كَرِهَهَا فَلَمَّا أُكْثِرَ عَلَيْهِ غَضِبَ ثُمَّ قَالَ لِلنَّاسِ " سَلُونِي عَمَّ شِئْتُمْ " . فَقَالَ رَجُلٌ مَنْ أَبِي قَالَ " أَبُوكَ حُذَافَةُ " . فَقَامَ آخَرُ فَقَالَ مَنْ أَبِي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ " أَبُوكَ سَالِمٌ مَوْلَى شَيْبَةَ " . فَلَمَّا رَأَى عُمَرُ مَا فِي وَجْهِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنَ الْغَضَبِ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَتُوبُ إِلَى اللَّهِ . وَفِي رِوَايَةِ أَبِي كُرَيْبٍ قَالَ مَنْ أَبِي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ " أَبُوكَ سَالِمٌ مَوْلَى شَيْبَةَ " .
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa: Rasulullah (ﷺ) ditanya tentang hal-hal yang tidak disukainya, dan ketika mereka terus bertanya, beliau merasa marah dan kemudian berkata kepada orang-orang: Tanyakanlah apa yang kalian inginkan. Lalu seorang berkata: Siapa ayahku? Beliau menjawab: Ayahmu adalah Hudhafa. Kemudian orang lain berdiri dan bertanya: Siapa ayahku, wahai Rasulullah? Beliau menjawab: Ayahmu adalah Salim, mantan budak Shaiba. Ketika Umar melihat tanda-tanda marah di wajah Rasulullah (ﷺ), ia berkata: Wahai Rasulullah, kami bertaubat kepada Allah. Dan dalam riwayat Abu Kuraib, dikatakan: "Wahai Rasulullah, siapa ayahku?" Beliau menjawab: "Ayahmu adalah Salim, mantan budak Shaiba."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
