Bab Kewajiban Mengikuti Apa yang Dikatakan Secara Syariat Tanpa Menghiraukan Apa yang Disebutkan oleh Rasulullah SAW Mengenai Kehidupan Dunia
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ الثَّقَفِيُّ، وَأَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ - وَتَقَارَبَا فِي اللَّفْظِ وَهَذَا حَدِيثُ قُتَيْبَةَ - قَالاَ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ مُوسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ مَرَرْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقَوْمٍ عَلَى رُءُوسِ النَّخْلِ فَقَالَ " مَا يَصْنَعُ هَؤُلاَءِ " . فَقَالُوا يُلَقِّحُونَهُ يَجْعَلُونَ الذَّكَرَ فِي الأُنْثَى فَيَلْقَحُ . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَا أَظُنُّ يُغْنِي ذَلِكَ شَيْئًا " . قَالَ فَأُخْبِرُوا بِذَلِكَ فَتَرَكُوهُ فَأُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِذَلِكَ فَقَالَ " إِنْ كَانَ يَنْفَعُهُمْ ذَلِكَ فَلْيَصْنَعُوهُ فَإِنِّي إِنَّمَا ظَنَنْتُ ظَنًّا فَلاَ تُؤَاخِذُونِي بِالظَّنِّ وَلَكِنْ إِذَا حَدَّثْتُكُمْ عَنِ اللَّهِ شَيْئًا فَخُذُوا بِهِ فَإِنِّي لَنْ أَكْذِبَ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ " .
Musa b. Talha melaporkan: Saya dan Rasulullah (ﷺ) kebetulan melewati sekelompok orang di dekat pohon kurma. Dia (Nabi) berkata: Apa yang sedang dilakukan orang-orang ini? Mereka menjawab: Mereka sedang melakukan pemupukan, yaitu mereka menggabungkan pohon jantan dengan pohon betina sehingga menghasilkan lebih banyak buah. Kemudian Rasulullah (ﷺ) berkata: Saya tidak menganggap itu berguna. Orang-orang diberitahu tentang hal itu dan mereka meninggalkan praktik tersebut. Rasulullah (ﷺ) kemudian diberitahu (bahwa hasilnya menurun), maka beliau berkata: Jika itu ada manfaatnya, maka mereka harus melakukannya, karena itu hanyalah pendapat pribadi saya, dan jangan ikuti pendapat pribadi saya; tetapi ketika saya mengatakan sesuatu kepada Anda atas nama Allah, maka terimalah, karena saya tidak akan berdusta atas nama Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
