Bab Larangan Menggunakan Wadah Dari Emas dan Perak Bagi Laki-laki dan Perempuan
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ، وَيَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ، وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ - وَاللَّفْظُ لاِبْنِ حَبِيبٍ - قَالَ إِسْحَاقُ أَخْبَرَنَا وَقَالَ الآخَرُونَ، حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ، أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، يَقُولُ لَبِسَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَوْمًا قَبَاءً مِنْ دِيبَاجٍ أُهْدِيَ لَهُ ثُمَّ أَوْشَكَ أَنْ نَزَعَهُ فَأَرْسَلَ بِهِ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقِيلَ لَهُ قَدْ أَوْشَكَ مَا نَزَعْتَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ . فَقَالَ " نَهَانِي عَنْهُ جِبْرِيلُ " . فَجَاءَهُ عُمَرُ يَبْكِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَرِهْتَ أَمْرًا وَأَعْطَيْتَنِيهِ فَمَا لِي قَالَ " إِنِّي لَمْ أُعْطِكَهُ لِتَلْبَسَهُ إِنَّمَا أَعْطَيْتُكَهُ تَبِيعُهُ " . فَبَاعَهُ بِأَلْفَىْ دِرْهَمٍ .
Jabir bin Abdullah melaporkan bahwa suatu hari Rasulullah (ﷺ) mengenakan jubah yang terbuat dari brokat, yang telah dipersembahkan kepadanya. Ia kemudian segera melepasnya dan mengirimkannya kepada 'Umar bin Khattab, dan dikatakan kepadanya: "Wahai Rasulullah, mengapa engkau segera melepasnya?" Maka beliau menjawab: "Jibril melarangku untuk memakainya (yaitu mengenakan pakaian dari emas)." Dan 'Umar datang kepadanya sambil menangis dan berkata: "Wahai Rasulullah, engkau tidak menyukai sesuatu tetapi engkau memberikannya kepadaku. Lalu bagaimana dengan diriku?" Maka Rasulullah (ﷺ) menjawab: "Aku tidak memberikannya kepadamu untuk kau pakai, tetapi aku memberikannya agar kau menjualnya; dan ia (Hadrat Umar) menjualnya seharga dua ribu dirham.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
