Bab Penjelasan Larangan Memakan Daging Kurban Setelah Tiga Hari di Awal Islam dan Penjelasan Nasakhnya dan Dihalalkannya Sampai Kapan Saja
HR. Muslim no. 1975Shahih
حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا مَعْنُ بْنُ عِيسَى، حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ، عَنْ أَبِي، الزَّاهِرِيَّةِ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ ذَبَحَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ ضَحِيَّتَهُ ثُمَّ قَالَ " يَا ثَوْبَانُ أَصْلِحْ لَحْمَ هَذِهِ " . فَلَمْ أَزَلْ أُطْعِمُهُ مِنْهَا حَتَّى قَدِمَ الْمَدِينَةَ .
Cara baca (latin)
haddatsani zuhayru ibnu harbin, haddatsana manu ibnu isa, haddatsana muawiyahu ibnu shalihin, an abi, azzahiriyyahi an jubayri ibni nufayrin, an tsawbana, qala dzabaha rasulu allahi dhahiyyatahu tsumma qala " ya tsawbanu ashlih lahma hadzihi ". falam azal uthimuhu minha hatta qadima almadinaha.
Thauban melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ menyembelih hewan kurbannya dan kemudian berkata: "Thauban, jadikan daging ini dapat digunakan (untuk perjalanan)," dan saya terus menyajikannya kepadanya sampai ia tiba di Madinah.
Belajar nahwu 5 kata
Analisis sedang disiapkan, panel terisi otomatis.
Belum ada analisis nahwu untuk hadits ini.
Thauban, jadikan daging ini dapat digunakan (untuk perjalanan),
Analisis dibantu AI.