Bab Perintah untuk Tetap Bersama Jamaah Saat Munculnya Fitnah dan Peringatan Terhadap Para Penyeru Kekufuran
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، - يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ - حَدَّثَنَا غَيْلاَنُ بْنُ، جَرِيرٍ عَنْ أَبِي قَيْسِ بْنِ رِيَاحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ " مَنْ خَرَجَ مِنَ الطَّاعَةِ وَفَارَقَ الْجَمَاعَةَ فَمَاتَ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً وَمَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عُمِّيَّةٍ يَغْضَبُ لِعَصَبَةٍ أَوْ يَدْعُو إِلَى عَصَبَةٍ أَوْ يَنْصُرُ عَصَبَةً فَقُتِلَ فَقِتْلَةٌ جَاهِلِيَّةٌ وَمَنْ خَرَجَ عَلَى أُمَّتِي يَضْرِبُ بَرَّهَا وَفَاجِرَهَا وَلاَ يَتَحَاشَ مِنْ مُؤْمِنِهَا وَلاَ يَفِي لِذِي عَهْدٍ عَهْدَهُ فَلَيْسَ مِنِّي وَلَسْتُ مِنْهُ " .
Telah diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: "Barangsiapa yang keluar dari ketaatan (kepada Amir) dan memisahkan diri dari jamaah kaum Muslimin - jika ia mati dalam keadaan itu - maka ia akan mati seperti mati jahiliyah. Barangsiapa yang berperang di bawah panji suatu kaum yang buta (terhadap sebab mereka berperang, yaitu tidak mengetahui apakah sebab mereka itu benar atau tidak), yang marah karena kebanggaan keluarga, menyeru (orang-orang) untuk berperang demi kehormatan keluarga, dan mendukung kerabatnya (yaitu berperang bukan untuk sebab Allah tetapi demi keluarga atau suku) - jika ia terbunuh (dalam peperangan ini), maka ia mati seperti mati jahiliyah. Barangsiapa yang menyerang umatku (secara sembarangan) membunuh yang baik dan yang jahat di antara mereka, tidak menghindari (bahkan) orang-orang yang teguh dalam iman dan tidak memenuhi janjinya kepada mereka yang telah diberikan janji keamanan - maka ia tidak ada hubungannya denganku dan aku tidak ada hubungannya dengannya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
